Mobil Maung Kecelakaan di Tol Dalam Kota, Tiang sampai Ambruk

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kendaraan Dinas Pindad Maung mengalami kecelakaan di Tol Dalam Kota arah Slipi, Jakarta Barat, Kamis (9/7/2026). Foto: Dok. Ditlantas Polda Metro Jaya
zoom-in-whitePerbesar
Kendaraan Dinas Pindad Maung mengalami kecelakaan di Tol Dalam Kota arah Slipi, Jakarta Barat, Kamis (9/7/2026). Foto: Dok. Ditlantas Polda Metro Jaya

Mobil dinas TNI jenis Pindad Maung mengalami kecelakaan di ruas Tol Dalam Kota arah Slipi, Jakarta, Kamis (9/7) pagi.

Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

“Kendaraan melaju dari arah timur mengarah ke barat. Setibanya di TKP tepatnya di offramp Pulo Dia/KM 9.800 (A), tiba-tiba kendaraan hilang kendali dan menabrak separator serta tiang rambu-rambu di lokasi tersebut. Patut diduga pengemudi mengantuk atau mengalami microsleep,” kata Rieki dalam keterangannya yang diterima kumparan, Kamis (9/7).

Kendaraan yang terlibat merupakan mobil dinas TNI jenis Pindad Maung bernomor polisi 334-02. Mobil tersebut dikemudikan oleh Togi Boni Simatupang, anggota TNI yang berdomisili di Asrama Grup 1 Kopassus, Serang, Banten.

Kendaraan Dinas Pindad Maung mengalami kecelakaan di Tol Dalam Kota arah Slipi, Jakarta Barat, Kamis (9/7/2026). Foto: Dok. Ditlantas Polda Metro Jaya

Akibat kecelakaan itu, dua penumpang mengalami luka ringan. Korban terdiri dari seorang laki-laki yang mengalami luka pada kedua kaki serta seorang perempuan yang mengalami luka di bagian wajah.

Keduanya telah dievakuasi ke RS AD Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur, untuk mendapatkan penanganan medis.

Usai menerima laporan, petugas PJR bersama pengelola jalan tol mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas, olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mendokumentasikan kendaraan, serta mengevakuasi kendaraan ke lokasi yang aman.

Hingga kini kasus tersebut diserahkan ke Unit Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya untuk penanganan lebih lanjut.