Penggeledahan Polri Kasus Korupsi Black Out Batu Bara Meluas Sampai ke Bogor

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto terkait perkembangan penggeledahan kasus korupsi Batu Bara, Asabri, Krakatau Steel di Cipete, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto terkait perkembangan penggeledahan kasus korupsi Batu Bara, Asabri, Krakatau Steel di Cipete, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

Penyidik Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terus mengembangkan lokasi penggeledahan dalam penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penggeledahan yang semula dilakukan di delapan titik kini berkembang ke sejumlah lokasi lain di Jakarta hingga Bogor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengembangan dilakukan setelah penyidik menemukan sejumlah dokumen di beberapa lokasi yang digeledah.

“Begitu juga dengan beberapa TKP lain ditemukan beberapa dokumen, ini masih kita terus kumpulkan informasi dan ada pengembangan dari beberapa titik tadi yang dilakukan penggeledahan,” kata Budi di lokasi penggeledahan di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).

Ia mengatakan penyidik masih bergerak secara dinamis di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Sejumlah anggota Brimob berjaga saat penggeledahan di sebuah Cafe oleh Bareskrim Polri di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

“Jadi di wilayah hukum DKI ternyata ada beberapa wilayah lagi yang terus dikembangkan secara dinamis oleh teman-teman penyidik. Kita sama-sama menghormati proses itu untuk bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Menurut Budi, di Jakarta Selatan terdapat sekitar empat hingga lima titik yang digeledah. Selain itu, penyidik juga bergerak ke sejumlah lokasi lain.

“Sementara di wilayah Jakarta Selatan ada sekitar empat sampai dengan lima titik, termasuk ini sekarang ada juga di beberapa titik di Pacific Place, termasuk ada di daerah Kuningan, Sudirman, ini menuju juga wilayah Bogor,” katanya.

Sejumlah anggota Brimob berjaga saat penggeledahan di sebuah Cafe oleh Bareskrim Polri di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

Budi menambahkan, penyidik juga menggeledah sejumlah rumah dan kantor. Namun, identitas lokasi tersebut belum diungkap karena masih dalam proses penyidikan.

Terkait penggeledahan di Point Money Changer, Budi mengatakan lokasi itu diduga berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang.

“Patut diduga, dugaan itu sebagai tempat yang digunakan untuk pencucian uang, makanya tentang money laundering-nya di situ. Makanya, tapi itu baru dugaan, kita tetap mengacu kepada asas praduga tak bersalah,” ucapnya.

Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PLTU yang sebabkan black out di sejumlah wilayah, perkara PT Asabri, serta dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

Penyidikan dilakukan melalui skema joint investigation antara Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.