Memahami Attachment Style: Pengertian dan Jenis-jenisnya
Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Attachment style adalah konsep penting dalam memahami pola hubungan manusia. Istilah ini menggambarkan bagaimana seseorang membangun dan mempertahankan kedekatan emosional dengan orang lain, khususnya dalam relasi yang bermakna. Mengenali jenis-jenis attachment style dapat membantu seseorang memperbaiki hubungan, baik dengan pasangan, teman, maupun keluarga.
Pengertian Attachment Style
Attachment style berkaitan erat dengan cara individu membentuk ikatan emosional sejak masa kecil.
Menurut Riska Kasdim dan Yohanes Budiarto pada jurnal "Attachment Style dalam Hubungan Romantis Pada Wanita Emerging Adulthood yang Fatherlessness", attachment style merupakan pola kelekatan yang dipengaruhi oleh keterikatan emosional antara anak dan pengasuh utamanya. Pola ini berkembang melalui interaksi anak dengan pengasuh dan dapat berdampak jangka panjang terhadap hubungan interpersonal di masa dewasa.
Definisi Attachment Style
Attachment style bisa dipahami sebagai kecenderungan seseorang dalam menjalin dan mempertahankan ikatan emosional. Gaya ini tidak hanya berpengaruh pada hubungan romantis, tetapi juga pada persahabatan dan hubungan keluarga.
Faktor yang Membentuk Attachment Style
Pengalaman masa kecil, terutama pola asuh orang tua, sangat memengaruhi perkembangan attachment style. Respons orang tua terhadap kebutuhan emosional anak, kehangatan, serta kehadiran secara fisik maupun psikologis menjadi faktor utama yang membentuk gaya ini.
Jenis-jenis Attachment Style
Attachment style terbagi menjadi beberapa tipe, masing-masing memiliki ciri khas dalam membangun relasi.
Dalam penelitian Riska Kasdim dan Yohanes Budiarto, dijelaskan bahwa pada individu dewasa terdapat empat kategori attachment style menurut Bartholomew dan Horowitz, yaitu secure, anxious-preoccupied, fearful-avoidant, dan dismissive-avoidant.
Secure Attachment
Tipe ini menunjukkan individu yang merasa aman, nyaman, dan percaya dalam hubungan. Biasanya, orang dengan secure attachment mudah terbuka dan mampu menjaga keseimbangan antara kemandirian serta kedekatan dengan pasangan.
Insecure Attachment
Sebaliknya, insecure attachment terdiri dari beberapa subtipe.
- Anxious Attachment
Orang dengan anxious attachment kerap khawatir akan ditinggalkan dan membutuhkan kepastian berulang dalam relasi. Mereka cenderung sensitif terhadap tanda-tanda penolakan.
- Avoidant Attachment
Pada tipe ini, individu enggan terlalu dekat secara emosional. Mereka menjaga jarak dan memilih mengandalkan diri sendiri dalam menghadapi masalah.
- Disorganized Attachment
Tipe ini memperlihatkan pola hubungan yang tidak konsisten, terkadang mendekat lalu menjauh tanpa pola yang jelas.
Pentingnya Attachment Style dalam Hubungan Romantis
Attachment style berperan besar dalam dinamika hubungan dewasa. Cara seseorang menghadapi konflik, membuka diri, dan membangun kepercayaan sangat dipengaruhi oleh gaya ini.
Attachment Style pada Wanita Emerging Adulthood yang Mengalami Fatherlessness
Menurut Riska Kasdim dan Yohanes Budiarto, wanita yang tumbuh tanpa keterlibatan ayah cenderung memiliki pola keterikatan yang tidak aman dalam hubungan romantis. Pola ini dapat memengaruhi dinamika emosional, strategi keterikatan, serta hubungan interpersonal di masa dewasa.
Implikasi bagi Kesehatan Relasi
Memahami attachment style penting untuk menjaga kesehatan hubungan. Dengan mengenali pola hubungan diri sendiri dan pasangan, seseorang bisa belajar mengelola emosi dan membangun kedekatan yang lebih sehat. Beberapa tips yang bisa diterapkan antara lain: berkomunikasi terbuka, belajar mengenali kebutuhan emosional, serta tidak ragu mencari bantuan profesional jika diperlukan.
Kesimpulan
Attachment style adalah pola ikatan emosional yang terbentuk sejak kecil dan sangat berpengaruh pada cara seseorang menjalin hubungan. Mengetahui jenis-jenis attachment style dapat membantu individu memperbaiki kualitas relasi, terutama dalam hubungan romantis. Dengan memahami attachment style, seseorang dapat lebih mudah membangun kedekatan yang sehat dan harmonis.
Reviewed by Helda Waty Sihombing
Baca Juga: Hubungan dan Relationship: Memahami, Menjaga, dan Mengembangkan Cinta