Memahami Relational Aggression: Definisi dan Ciri-cirinya
Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Relational aggression sering terjadi dalam interaksi sosial sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, kerja, maupun pertemanan. Istilah ini merujuk pada bentuk agresi yang tidak tampak secara fisik, tetapi tetap bisa berdampak cukup besar terhadap hubungan sosial seseorang. Banyak orang belum memahami karakteristik dan pengaruhnya, sehingga penting untuk mengetahui lebih jauh soal perilaku ini.
Definisi Relational Aggression
Konsep relational aggression telah menjadi perhatian dalam berbagai riset psikologi sosial.
Menurut David Skvarc dkk. dalam artikel jurnal berjudul “Relational Aggression and Its Association with Other Forms of Aggression: An Applied Latent Profile Analysis” yang dimuat dalam Behavioral Sciences, Vol. 15 No. 12, 2025, relational aggression adalah perilaku non-fisik yang bertujuan merusak status sosial atau hubungan seseorang, seperti pengucilan, penyebaran rumor, atau manipulasi.
Pengertian Menurut Artikel Jurnal Terbaru
Masih dari artikel jurnal yang sama disebutkan bahwa relational aggression merupakan perilaku non-fisik yang bertujuan merusak status sosial atau hubungan seseorang, seperti pengucilan, penyebaran rumor, atau manipulasi. Artikel tersebut juga menjelaskan bahwa agresi relasional berbeda dari bentuk agresi yang berpusat pada ancaman fisik karena lebih sering digunakan untuk menavigasi atau memanipulasi hierarki sosial.
Ciri-Ciri Relational Aggression
Relational aggression memiliki ciri khas yang membedakannya dari bentuk agresi lain. Umumnya, perilaku ini dilakukan secara terselubung dan seringkali tidak disadari oleh orang di sekitarnya. Ciri-cirinya dapat dilihat dari pola komunikasi dan cara individu memperlakukan orang lain dalam lingkup sosial.
Bentuk-Bentuk Perilaku Relational Aggression
Beberapa contoh perilaku relational aggression antara lain perilaku non-fisik yang bertujuan merusak status sosial atau hubungan seseorang, seperti pengucilan, penyebaran rumor, atau manipulasi. Artikel tersebut juga menjelaskan bahwa agresi relasional ditandai oleh manipulasi sosial dan kerugian yang terselubung.
Perbedaan dengan Bentuk Agresi Lain
Masih dari artikel jurnal yang sama, disebutkan bahwa relational aggression atau agresi relasional berbeda dari agresi yang berpusat pada ancaman fisik karena merupakan perilaku non-fisik yang bertujuan merusak status sosial atau hubungan seseorang. Agresi relasional dapat berupa pengucilan, penyebaran rumor, atau manipulasi, serta ditandai oleh manipulasi sosial dan kerugian yang terselubung.
Mengapa Memahami Relational Aggression Penting?
Mengetahui relational aggression sangat penting agar kita bisa menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan mendukung. Kesadaran ini membantu mencegah dampak negatif yang mungkin tidak langsung terasa, tetapi bisa memengaruhi kesejahteraan emosional seseorang dalam jangka panjang.
Dampak Relational Aggression pada Hubungan Sosial
Relational aggression dapat membuat korban merasa terisolasi, kehilangan kepercayaan diri, hingga mengalami stres berkepanjangan. Jika tidak diatasi, efeknya bisa meluas ke berbagai aspek kehidupan sosial, keluarga, bahkan prestasi belajar atau kerja.
Pentingnya Deteksi Dini dan Pencegahan
Mendeteksi relational aggression sejak dini memungkinkan penanganan yang lebih efektif. Pencegahan bisa dilakukan dengan mengedukasi masyarakat tentang ciri-ciri perilaku ini, serta membangun komunikasi yang terbuka dan suportif di lingkungan sekitar.
Kesimpulan
Relational aggression merupakan bentuk agresi yang berbahaya karena dampaknya sulit dikenali secara langsung. Memahami definisi, ciri-ciri, dan dampaknya sangat penting agar kita bisa mencegah serta mengatasinya sejak awal. Dengan pengetahuan yang cukup, setiap individu dapat berkontribusi membangun lingkungan sosial yang lebih sehat dan harmonis.
Reviewed by Helda Waty Sihombing
Baca Juga: Hubungan dan Relationship: Memahami, Menjaga, dan Mengembangkan Cinta