Konten dari Pengguna

Mengenal Gaslighting dalam Hubungan: Definisi dan Contohnya

R

Ruang Psikologi

Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pasangan gaslighting. Foto Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pasangan gaslighting. Foto Unsplash.

Gaslighting dalam hubungan merupakan fenomena yang kerap terjadi tanpa disadari. Istilah ini merujuk pada bentuk manipulasi psikologis yang membuat seseorang meragukan diri sendiri. Akibatnya, korban sering merasa bingung, tidak percaya diri, bahkan kehilangan kendali atas realitas yang mereka alami.

Pengertian Gaslighting dalam Hubungan

Gaslighting dalam hubungan adalah strategi manipulasi yang bertujuan mengendalikan atau mempengaruhi pikiran pasangan. Menurut penelitian Itsna Muflihah dan Najlatun Naqiyah dalam “Identifikasi Korban Kekerasan Gaslighting Pada Remaja Putri”, gaslighting dapat membuat korban mempertanyakan persepsi, kewarasan, dan ingatannya sendiri, serta membuat korban sulit mempertahankan persepsinya.

Definisi Gaslighting Menurut Para Ahli

Secara umum, gaslighting adalah tindakan membuat seseorang meragukan ingatannya sendiri, menuduhnya berlebihan, atau menyangkal fakta yang jelas. Pelaku biasanya menggunakan teknik ini untuk mempertahankan kekuasaan atau menghindari tanggung jawab.

Ciri-ciri Gaslighting dalam Hubungan

Beberapa ciri gaslighting antara lain seringnya pasangan menyangkal kejadian yang nyata, memutarbalikkan fakta, dan membuat korban merasa bersalah atau tidak layak. Korban juga cenderung merasa bingung atau mempertanyakan kewarasannya sendiri.

Contoh Gaslighting dalam Hubungan

Gaslighting dapat terjadi dalam berbagai bentuk. Dua cara yang paling sering ditemukan adalah secara verbal maupun emosional.

Contoh Gaslighting Secara Verbal

Pelaku kerap berkata, “Kamu terlalu sensitif,” atau “Itu cuma imajinasimu saja.” Kalimat semacam ini membuat korban mempertanyakan kebenaran perasaannya sendiri.

Contoh Gaslighting Secara Emosional

Selain kata-kata, pelaku juga bisa mengabaikan perasaan korban atau membandingkannya dengan orang lain untuk membuat korban merasa rendah diri. Akibatnya, korban merasa tidak pernah cukup baik.

Dampak Gaslighting terhadap Korban

Gaslighting dalam hubungan berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang, terutama pada kesehatan mental korban.

Dampak Psikologis pada Remaja Putri

Remaja putri yang mengalami gaslighting sering merasa minder, cemas berlebihan, hingga depresi. Mereka juga cenderung menarik diri dari lingkungan sosial karena merasa tidak dipahami.

Cara Mengidentifikasi dan Menghadapi Gaslighting

Mengenali gaslighting dalam hubungan bisa menjadi langkah awal untuk melindungi diri dari dampak buruknya.

Tanda-tanda Anda Mengalami Gaslighting

Beberapa tanda umum meliputi sering merasa bersalah tanpa alasan jelas, ragu pada ingatan sendiri, hingga merasa tidak pernah benar di mata pasangan.

Langkah Awal Menghadapi Gaslighting

Jika Anda merasa mengalami gaslighting, cobalah mendokumentasikan kejadian serta mencari dukungan dari orang terpercaya. Konsultasikan juga pada ahli jika merasa kesulitan menghadapi situasi ini.

Kesimpulan

Gaslighting dalam hubungan adalah bentuk manipulasi psikologis yang dapat merusak kepercayaan diri dan kesehatan mental korban. Mengenali ciri-ciri serta contoh perilaku gaslighting sangat penting agar Anda bisa mengambil langkah perlindungan yang tepat. Jika merasa terjebak dalam hubungan seperti ini, jangan ragu mencari dukungan dan bantuan profesional untuk menjaga kesejahteraan diri.

Reviewed by Helda Waty Sihombing

Baca Juga: Hubungan dan Relationship: Memahami, Menjaga, dan Mengembangkan Cinta