Konten dari Pengguna

Mengenal Orbiting dalam Hubungan: Pengertian dan Ciri-cirinya

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi orbiting. Foto Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi orbiting. Foto Unsplash.

Orbiting dalam hubungan menjadi istilah yang semakin sering dibahas di era media sosial. Fenomena ini menggambarkan pola perilaku seseorang yang tetap memantau atau muncul di kehidupan digital mantan pasangan atau gebetan, meski sudah berhenti berkomunikasi secara langsung. Agar tidak salah memahami, penting mengenali apa itu orbiting dalam hubungan serta ciri-cirinya agar dapat mengambil langkah yang tepat.

Apa Itu Orbiting dalam Hubungan?

Orbiting dalam hubungan merupakan istilah yang merujuk pada perilaku seseorang yang tetap 'mengitari' kehidupan digital orang lain, seperti melihat story atau menyukai unggahan, namun tidak melakukan kontak langsung.

Menurut artikel jurnal ilmiah Luca Pancani dan rekan-rekannya yang berjudul Ghosting and orbiting: An analysis of victims’ experiences, orbiting merupakan salah satu strategi putus hubungan yang umum terjadi di dunia digital. Fenomena ini berkaitan erat dengan penggunaan media sosial, karena media sosial meningkatkan kemudahan dan peluang seseorang untuk tetap memantau mantan pasangan tanpa harus berkomunikasi secara langsung.

Definisi Orbiting dalam Konteks Hubungan Modern

Orbiting terjadi ketika seseorang memutus komunikasi langsung, tapi masih menandai kehadirannya lewat aktivitas online. Perilaku ini cenderung membingungkan, sebab pelaku tidak benar-benar menghilang, tetapi juga tidak memberikan kejelasan hubungan.

Mengapa Fenomena Orbiting Semakin Umum?

Media sosial dan kemudahan akses digital menjadi faktor yang membuat orbiting makin sering ditemui. Seseorang bisa tetap terhubung secara tidak langsung tanpa harus berinteraksi, sehingga pola ini kerap dianggap normal dalam dinamika hubungan masa kini.

Ciri-ciri Orbiting dalam Hubungan

Mengenali ciri orbiting dalam hubungan dapat membantu seseorang agar tidak terjebak dalam situasi yang merugikan. Ada beberapa tanda yang umumnya muncul dan bisa menjadi peringatan.

Tanda-Tanda Seseorang Melakukan Orbiting

Beberapa ciri orbiting, misalnya:

- Terus melihat story atau unggahan Anda di media sosial.

- Memberikan like atau komentar singkat, namun tidak pernah memulai percakapan pribadi.

- Tidak memberikan penjelasan atas perubahan komunikasi, tapi selalu muncul di ruang digital Anda.

Dampak Psikologis dari Orbiting

Orbiting bisa menimbulkan ketidakpastian dan kebingungan emosional. Banyak orang merasa hubungan tidak benar-benar selesai, sehingga sulit untuk move on. Kondisi ini dapat memicu kecemasan atau menurunkan kepercayaan diri.

Perbedaan Orbiting dan Ghosting

Orbiting dan ghosting sama-sama terkait pola menghilang dalam hubungan, namun keduanya memiliki perbedaan mendasar.

Pengertian Ghosting dan Poin Pembeda Utama

Ghosting adalah tindakan memutus komunikasi secara total tanpa penjelasan, sehingga tidak ada lagi interaksi baik online maupun offline. Sementara itu, orbiting tetap mempertahankan kehadiran di media sosial, meski tidak mengajak bicara.

Seperti dijelaskan dalam artikel jurnal ilmiah Pancani dkk. sebelumnya, perbedaan utama orbiting dari ghosting adalah pelaku masih terlihat mengikuti korban di media sosial setelah hubungan berakhir, misalnya dengan melihat stories atau memberi reaksi pada unggahan korban.

Kesimpulan

Orbiting dalam hubungan adalah pola perilaku yang makin sering dijumpai di era media sosial. Ciri-cirinya dapat dikenali dari kehadiran seseorang secara digital tanpa interaksi nyata, yang kadang menimbulkan kebingungan dan dampak psikologis. Jika Anda mengalami orbiting, cobalah untuk menetapkan batasan dan fokus pada kesehatan mental. Ingat, memahami dinamika orbiting bisa menjadi langkah awal menjaga hubungan tetap sehat.

Reviewed by Helda Waty Sihombing

Baca Juga: Hubungan dan Relationship: Memahami, Menjaga, dan Mengembangkan Cinta