Konten dari Pengguna

Motivasi Ekstrinsik: Pengertian dan Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi motivasi ekstrinsik. Foto Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi motivasi ekstrinsik. Foto Unsplash.

Motivasi ekstrinsik sering kali menjadi pendorong seseorang untuk melakukan sesuatu, baik di sekolah, tempat kerja, maupun kehidupan sosial. Banyak aktivitas yang kita lakukan sehari-hari sebenarnya dipengaruhi oleh faktor luar diri, seperti hadiah, pengakuan, atau tekanan. Dengan memahami apa yang dimaksud dengan motivasi ekstrinsik, kita bisa lebih bijak dalam memanfaatkannya untuk mencapai tujuan.

Apa Itu Motivasi Ekstrinsik?

Motivasi ekstrinsik adalah dorongan untuk melakukan suatu tindakan karena adanya faktor eksternal.

Menurut penjelasan dari Ryan dan Deci dalam publikasi “Intrinsic and Extrinsic Motivations: Classic Definitions and New Directions”, motivasi ini muncul ketika seseorang bertindak demi mendapatkan hasil tertentu, bukan semata-mata karena menikmati aktivitas itu sendiri.

Definisi Motivasi Ekstrinsik

Secara sederhana, motivasi ekstrinsik berarti seseorang termotivasi oleh sesuatu di luar dirinya, misalnya imbalan materi, pujian, atau pengakuan. Seseorang bisa terdorong bekerja keras karena mengincar bonus, bukan karena kecintaan pada pekerjaannya.

Perbedaan Motivasi Ekstrinsik dan Intrinsik

Motivasi ekstrinsik berfokus pada hasil di luar aktivitas, sedangkan motivasi intrinsik lahir dari kepuasan pribadi ketika melakukan aktivitas itu sendiri. Misalnya, belajar karena ingin mendapat nilai tinggi merupakan contoh motivasi ekstrinsik, sedangkan belajar karena senang memahami materi adalah motivasi intrinsik.

Teori Motivasi Ekstrinsik Menurut Ryan & Deci (2000)

Menurut Ryan dan Deci dalam artikel jurnal yang sebelumnya disebutkan, motivasi ekstrinsik terjadi ketika seseorang melakukan suatu aktivitas untuk mencapai hasil tertentu yang terpisah dari aktivitas itu sendiri, seperti menghindari konsekuensi, memperoleh reward, atau karena aktivitas tersebut dianggap bermanfaat bagi tujuan pribadi.

Contoh Motivasi Ekstrinsik dalam Kehidupan Sehari-hari

Motivasi ekstrinsik dapat ditemukan dalam banyak aspek kehidupan. Berikut beberapa contohnya yang mudah dikenali.

Contoh di Lingkungan Sekolah

- Siswa mengerjakan tugas supaya mendapat nilai baik.

- Mengikuti lomba dengan harapan meraih hadiah atau penghargaan.

Contoh di Dunia Kerja

- Karyawan bekerja keras agar mendapatkan bonus akhir tahun.

- Memenuhi target kerja demi peluang promosi jabatan.

Contoh di Lingkungan Sosial

- Seseorang membantu tetangga agar dipuji atau dikenang sebagai orang baik.

- Mengikuti kegiatan sosial demi memperoleh sertifikat atau pengakuan komunitas.

Penjelasan Tentang Pengaruh Motivasi Ekstrinsik

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, motivasi ekstrinsik dapat mendorong individu melakukan suatu aktivitas demi mencapai hasil tertentu yang terpisah dari aktivitas itu sendiri, seperti menghindari konsekuensi, memperoleh manfaat, atau karena aktivitas tersebut dianggap bernilai, meskipun aktivitas itu tidak selalu menarik atau menyenangkan bagi individu.

Kesimpulan dan Refleksi Mengenai Motivasi Ekstrinsik

Memahami motivasi ekstrinsik membantu kita mengelola dorongan dari luar agar tetap produktif dan mencapai tujuan. Menurut penjelasan di dokumen yang sama, memahami peran motivasi ekstrinsik penting agar seseorang dapat berkembang sekaligus membangun lingkungan yang sehat.

Penggunaan motivasi ekstrinsik sebaiknya disesuaikan dengan situasi. Pada saat tertentu, dorongan dari luar memang diperlukan, namun tetap perlu diseimbangkan agar tidak mengurangi makna aktivitas itu sendiri.

Reviewed by Helda Waty Sihombing

Baca Juga: Self Improvement: Proses Menjadi Versi Terbaik Diri