Pembelajaran Daring dalam Psikologi Pendidikan: Dampak terhadap Psikologis Siswa
Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembelajaran daring kini telah menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan, terutama sejak masa pandemi. Metode belajar yang mengandalkan teknologi ini memberikan tantangan tersendiri bagi siswa, baik dari sisi nilai pelajaran maupun kondisi mental mereka. Berbagai studi menunjukkan adanya perubahan perilaku dan tingkat kesejahteraan siswa sejak kegiatan belajar dilakukan sepenuhnya secara online.
Apa Itu Pembelajaran Daring dalam Konteks Psikologi Pendidikan?
Pembelajaran daring adalah cara belajar yang menggunakan jaringan internet dan alat digital sebagai sarana utama. Berbeda dengan sekolah biasa, komunikasi dalam sistem ini dilakukan secara virtual melalui aplikasi diskusi atau video. Menurut artikel jurnal Pengaruh Pembelajaran Daring terhadap Psikologis Siswa Terdampak Social Distancing Akibat Covid 19 oleh Safira Rona Mahmudah, ciri utama pembelajaran ini adalah penggunaan ponsel pintar atau komputer untuk mengirim dan menerima materi pelajaran tanpa harus bertemu secara fisik.
Definisi dan Karakteristik Pembelajaran Daring
Psikologi pendidikan bertugas memastikan bahwa metode belajar online tetap memperhatikan perasaan, semangat, dan kemampuan adaptasi siswa. Berdasarkan Safira Rona Mahmudah, keberhasilan belajar sangat bergantung pada kondisi mental siswa; jika kondisi psikologis mereka terganggu karena kurangnya interaksi sosial, maka efektivitas belajar pun akan menurun.
Peran Psikologi Pendidikan dalam Pembelajaran Daring
Dalam konteks psikologi pendidikan, pembelajaran daring perlu memperhatikan aspek motivasi, emosi, dan adaptasi siswa. Menurut penelitian Safira Rona Mahmudah, faktor psikologis sangat memengaruhi keberhasilan pembelajaran secara online dan berdampak pada kesejahteraan siswa secara keseluruhan.
Dampak Pembelajaran Daring terhadap Psikologis Siswa
Perubahan cara belajar ini berpengaruh besar pada emosi siswa. Banyak dari mereka kehilangan minat belajar karena tidak bisa mengobrol langsung dengan guru atau teman-teman sekelasnya.
Perubahan Emosi dan Motivasi Belajar
Beberapa siswa sering merasa jenuh, kehilangan semangat, atau prestasinya menurun. Hal ini sering terjadi karena suasana belajar di rumah yang tidak mendukung serta hilangnya perhatian pribadi dari pengajar. Menurut Safira Rona Mahmudah, sistem daring terkadang membuat jadwal pelajaran menjadi kacau dan bertabrakan, yang akhirnya merusak fokus siswa.
Tantangan Psikologis Akibat Social Distancing
elama masa pembatasan sosial, siswa sering merasa stres, cemas, dan kesepian. Hal-hal ini sangat mengganggu konsentrasi mereka saat belajar. Berdasarkan penelitian Son et al. (2020) dalam Effects of Learning During COVID-19 on Mental Health, banyak siswa melaporkan bahwa kesulitan fokus pada pekerjaan akademik adalah dampak paling nyata dari tekanan mental selama belajar dari rumah.
Adaptasi Siswa terhadap Model Pembelajaran Baru
Meski sulit, sebagian siswa tetap mencoba menyesuaikan diri. Mereka mulai belajar mengatur waktu sendiri, menguasai aplikasi baru, dan mencari cara agar tetap kreatif meski hanya di rumah. Namun, Safira Rona Mahmudah mencatat bahwa beban tugas yang terlalu banyak dengan waktu yang singkat tetap menjadi sumber tekanan mental utama yang harus diperhatikan oleh pihak sekolah.
Strategi Mengatasi Dampak Psikologis Pembelajaran Daring
Peran orang-orang di sekitar siswa sangat krusial untuk membantu mereka melewati masa sulit ini. Bantuan dari guru dan orang tua menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan jiwa anak.
Peran Guru dan Orang Tua dalam Mendukung Kesehatan Mental Siswa
Guru diharapkan bisa menciptakan suasana kelas online yang seru dan mau mendengar kesulitan yang dihadapi siswa. Sementara itu, orang tua perlu memberikan semangat dan meluangkan waktu untuk mendengarkan keluhan anak. Menurut Safira Rona Mahmudah, perhatian yang tulus dan dukungan moral dari keluarga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan memperbaiki kondisi mental siswa.
Saran Praktis dari Penelitian Terkini
Berdasarkan berbagai temuan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan:
Membuat jadwal harian yang teratur agar anak tetap disiplin.
Menjalin komunikasi yang baik antara guru, orang tua, dan siswa.
Memberikan bantuan sosial melalui diskusi kelompok atau kegiatan kreatif bersama agar siswa tidak merasa terisolasi.
Kesimpulan dan Implikasi untuk Psikologi Pendidikan
Belajar secara daring memberikan dampak nyata pada perasaan dan mental siswa, mulai dari rasa bosan hingga stres karena tugas. Oleh karena itu, kerja sama antara guru, orang tua, dan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mental anak. Memperhatikan aspek psikologi akan membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih nyaman, sehat, dan efektif bagi masa depan siswa.