Apa Itu Binatang Dabbah? Cari Tahu Jawabannya di Sini
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu binatang Dabbah, topik yang menarik perhatian karena keberadaannya disebut dalam berbagai kisah eskatologi Islam.
Hal ini menghadirkan rasa penasaran sekaligus memunculkan beragam penafsiran yang berkembang di kalangan umat.
Apa Itu Binatang Dabbah dalam Eskatologi Islam?
Apa itu binatang Dabbah? Dikutip dari laman repository.uin-suska.ac.id, binatang Dabbah atau Dabbatul Ardh adalah makhluk melata yang akan keluar dari dalam bumi yang dipercaya sebagai salah satu tanda besar menjelang hari kiamat dalam ajaran Islam.
Kemunculannya terjadi setelah peristiwa besar, seperti terbitnya matahari dari arah barat serta berakhirnya Ya’juj dan Ma’juj, dan disebut akan muncul di sekitar wilayah Mekah, tepatnya di antara bukit Shafa dan Marwa.
Secara fisik, Dabbah digambarkan sebagai makhluk yang sangat tidak biasa dan memiliki gabungan ciri dari berbagai hewan, seperti kepala kerbau, mata babi, telinga gajah, tanduk rusa, leher burung unta, dada singa, hingga kaki unta.
Tubuhnya besar, memiliki bulu panjang dan pendek, serta mampu bergerak sangat cepat. Selain itu, Dabbah juga memiliki kemampuan berbicara dengan manusia menggunakan bahasa yang jelas.
Dalam tugasnya, Dabbah membawa tongkat Nabi Musa dan cincin Nabi Sulaiman. Makhluk ini akan menandai manusia dengan memberi tanda pada wajah-wajah orang beriman menjadi cerah atau bercahaya, sedangkan wajah orang kafir menjadi gelap atau hitam. Ia juga akan menyampaikan kepada manusia bahwa mereka dahulu tidak meyakini ayat-ayat Allah.
Dengan demikian, Dabbah bukan sekadar makhluk biasa, melainkan makhluk luar biasa yang memiliki misi khusus sebagai penanda kebenaran dan pembeda antara orang beriman dan kafir, sekaligus menjadi bukti kekuasaan Allah menjelang datangnya hari kiamat.
Dari penjelasan apa itu binatang Dabbah menurut kepercayaan dalam ajaran Islam, pembaca diharapkan dapat terus belajar dan menambah pengetahuan agar lebih memahami berbagai hal yang berkaitan dengan keimanan. (Idaf)
Baca juga: Apa Itu Sum'ah? Ini Penjelasannya dalam Ajaran Islam