Bagaimana Cara Menggunakan Kompas yang Benar? Ini Penjelasannya
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cara menggunakan kompas yang benar? Pertanyaan ini muncul dari siswa, pecinta alam, maupun anggota pramuka yang belajar tentang navigasi.
Kompas merupakan alat yang digunakan untuk menentukan arah mata angin sehingga seseorang dapat mengetahui posisi atau arah perjalanan dengan lebih tepat. Alat ini sangat penting ketika berada di alam terbuka, seperti saat berkemah, mendaki gunung, atau melakukan kegiatan eksplorasi.
Dengan memahami cara menggunakan kompas yang benar, seseorang dapat menentukan arah utara, selatan, timur, dan barat secara akurat sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan terarah.
Bagaimana Cara Menggunakan Kompas yang Benar?
Bagaimana cara menggunakan kompas yang benar? Secara umum, kompas digunakan untuk mengetahui arah mata angin berdasarkan jarum magnet yang selalu menunjuk ke arah utara magnet bumi.
Menurut penjelasan pada laman pramuka-bandungkab.or.id, penggunaan kompas berkaitan erat dengan pemahaman tentang arah mata angin dan derajat pada lingkaran kompas.
Dalam navigasi, arah mata angin dapat dibagi menjadi beberapa jenis, mulai dari empat arah utama hingga enam belas arah mata angin yang masing-masing memiliki besar derajat tertentu dalam satu lingkaran penuh 360 derajat.
Cara pertama menggunakan kompas adalah dengan meletakkannya pada permukaan yang datar. Setelah itu, tunggu beberapa saat hingga jarum kompas berhenti bergerak. Ketika jarum sudah stabil, ujung jarum akan menunjuk ke arah utara magnet.
Dari titik tersebut, pengguna dapat menentukan arah lainnya dengan melihat angka atau garis derajat yang terdapat pada dial kompas. Dial merupakan bagian kompas yang berisi angka dan huruf sebagai penunjuk arah.
Misalnya, jika ingin mengetahui arah timur, maka perhatikan posisi 90 derajat pada dial. Sementara itu, arah selatan berada pada 180 derajat dan arah barat berada pada 270 derajat.
Selain menggunakan cara tersebut, kompas juga bisa digunakan dengan teknik membidik objek tertentu. Cara ini biasanya dilakukan menggunakan kompas bidik. Pengguna harus memegang kompas secara mendatar agar jarum tetap stabil.
Selanjutnya, arahkan kompas ke objek yang ingin dituju melalui visir atau celah pembidik. Setelah itu, lihat angka atau garis derajat yang tampak pada dial kompas untuk mengetahui arah objek tersebut. Dengan teknik ini, seseorang dapat menentukan arah suatu tempat secara lebih presisi.
Dalam kegiatan kepramukaan, kemampuan menggunakan kompas sangat penting karena menjadi salah satu keterampilan dasar navigasi.
Peserta pramuka bahkan dituntut mampu mengenali hingga 16 arah mata angin beserta besar derajatnya. Dengan latihan yang rutin, penggunaan kompas akan menjadi lebih mudah dipahami dan membantu seseorang menentukan arah perjalanan dengan tepat.
Dengan memahami cara menggunakan kompas yang benar, seseorang dapat menentukan arah mata angin secara tepat saat berada di alam terbuka. Keterampilan ini tidak hanya penting bagi pramuka, tetapi juga bagi siapa saja yang gemar melakukan aktivitas di luar ruangan. (Yolan)
Baca juga: 4 Cara Menentukan Arah Angin Tanpa Menggunakan Kompas