Konten dari Pengguna

Hui Makanan Khas Daerah Mana? Ini Asal-Usul dan Keunikannya

R

Ruang Informasi

Membahas berbagai informasi dari beragam topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi Hui makanan khas daerah mana?. GFoto: Unsplash /Jana Ohajdova
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi Hui makanan khas daerah mana?. GFoto: Unsplash /Jana Ohajdova

Hui makanan khas daerah mana? Pertanyaan ini muncul ketika orang mendengar istilah “Hui” dalam dunia kuliner, khususnya makanan Tionghoa. Banyak yang mengira Hui adalah nama satu hidangan tertentu, padahal sebenarnya berkaitan dengan salah satu tradisi masakan dari Cina yang memiliki sejarah panjang.

Kuliner Tiongkok dikenal sangat beragam karena dipengaruhi kondisi geografis, budaya, dan kebiasaan masyarakat setempat. Setiap wilayah memiliki ciri khas rasa, bahan, dan teknik memasak yang berbeda.

Karena itu, istilah Hui tidak bisa dilepaskan dari pembahasan tentang ragam aliran masakan Cina yang terkenal di dunia dan telah menyebar ke berbagai negara.

Hui Makanan Khas Daerah Mana?

Ilustrasi Hui makanan khas daerah mana?. Foto: Unsplash/doo

Hui makanan khas daerah mana? Mengutip dari jurnal Masakan Kanton dan Szechuan: Budaya Kuliner yang Mendunia. (2023), Hui merujuk pada masakan Anhui, yaitu salah satu dari delapan tradisi utama kuliner Cina yang berasal dari wilayah pegunungan Huangshan.

Masakan ini berkembang dari pola hidup masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan sehingga sangat bergantung pada hasil alam sekitar, seperti hewan buruan, jamur liar, rebung, ikan sungai, serta tanaman hutan lainnya.

Bahan-bahan tersebut kemudian diolah dengan teknik memasak sederhana agar cita rasa aslinya tetap terjaga. Ciri khas masakan Anhui terletak pada rasanya yang ringan, tidak terlalu asin, dan tidak pedas, tetapi tetap memiliki karakter yang kuat dan alami.

Selain itu, penggunaan bahan segar menjadi prinsip utama karena dipercaya mampu menghasilkan rasa terbaik tanpa perlu banyak bumbu. Para koki Anhui juga sangat memperhatikan keseimbangan warna, aroma, tekstur, dan suhu saat penyajian agar makanan tetap mempertahankan keaslian tradisinya.

Keunikan lain dari masakan Hui adalah kecenderungannya menggunakan metode memasak seperti mengukus, merebus, atau menumis ringan yang menonjolkan kesegaran bahan.

Filosofi yang dipegang adalah bahwa makanan terbaik berasal dari alam dan diolah tanpa menghilangkan identitas aslinya.

Tradisi kuliner ini menunjukkan hubungan erat antara masyarakat Anhui dengan lingkungan pegunungan tempat mereka tinggal, sehingga setiap hidangan mencerminkan kesederhanaan sekaligus kekayaan alam daerah tersebut.

Masakan Hui menunjukkan bahwa kesederhanaan dapat menghasilkan cita rasa istimewa. Keaslian bahan, teknik memasak tradisional, dan pengaruh alam menjadikannya berbeda dari masakan daerah lain. Tradisi ini sekaligus mencerminkan kekayaan budaya kuliner Tiongkok yang tetap lestari hingga sekarang. (Yolan)

Baca juga: Menjelajah Warisan Kuliner Khas China di Pasar Lama Tangerang