Konten dari Pengguna

Rumus Permukaan Balok yang Dapat Dipelajari Siswa

R

Ruang Informasi

Membahas berbagai informasi dari beragam topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rumus Permukaan Balok. Foto: Unsplash/Artturi Jalli
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rumus Permukaan Balok. Foto: Unsplash/Artturi Jalli

Rumus Permukaan Balok adalah salah satu materi penting dalam pelajaran matematika bangun ruang yang sering dipelajari siswa di sekolah dasar dan menengah pertama.

Balok merupakan bangun ruang tiga dimensi yang memiliki enam sisi berupa persegi panjang, sehingga untuk menentukan luas seluruh permukaannya kita perlu menjumlahkan luas keenam sisi tersebut secara sistematis.

Pemahaman rumus permukaan balok membantu siswa tidak hanya mengerjakan soal di kelas, tetapi juga melihat hubungan antara konsep matematis dan benda-benda nyata di sekitar kita.

Rumus Permukaan Balok

Ilustrasi Rumus Luas Permukaan Balok. Foto: Unsplash/Vitaly Gariev

Rumus Luas Permukaan Balok adalah jumlah semua luas sisi balok yang terdiri dari tiga pasang sisi yang sama besar. Mengutip dari globalprestasi.sch.id, rumus luas permukaan balok, bentuk matematisnya ditulis sebagai:

L=2×(p×l+p×t+l×t)

dengan L adalah luas permukaan balok, p adalah panjang, l adalah lebar, dan t adalah tinggi balok. Rumus ini merupakan cara cepat menghitung jumlah seluruh luas sisi balok tanpa menjumlahkan setiap sisi secara terpisah karena setiap pasangan sisi berukuran sama.

Penjelasan rumus ini juga bisa dilihat dalam bentuk penulisan alternatif:

L=2pl+2pt+2lt

yang merupakan hasil dari menjumlahkan dua buah sisi yang sama untuk setiap kombinasi ukuran panjang, lebar, dan tinggi. Rumus tersebut seringkali dikutip oleh berbagai sumber materi matematika ketika menjelaskan cara menghitung luas permukaan balok dalam buku atau situs pembelajaran.

Agar lebih memahami bagaimana rumus ini bekerja dalam contoh konkret, perhatikan sebuah balok dengan panjang 10 cm, lebar 8 cm, dan tinggi 5 cm. Luas setiap kombinasi sisi dihitung sebagai 10×8=80, 10×5=50, dan 8×5=40. Selanjutnya jumlahkan ketiga nilai tersebut menjadi 170 dan kalikan dengan 2 sehingga diperoleh total luas permukaan balok yaitu 340 cm².

Contoh ini menunjukkan bahwa rumus luas permukaan balok tidak hanya sederhana tetapi juga sangat berguna untuk menghitung total area dari semua sisi objek berbentuk balok.

Dengan memahami dan menghafal rumus permukaan balok L=2(pl+pt+lt), siswa dapat dengan mudah menyelesaikan berbagai soal matematika tentang balok serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah bahan yang diperlukan untuk membungkus atau mengecat objek berbentuk balok.

Rumus permukaan balok membantu siswa menghubungkan konsep geometri dengan contoh nyata dan memperkuat kemampuan berhitung secara sistematis dan teliti dalam matematika. (Arif)

Baca juga: Pola Bilangan Kelas 8: Pengertian, Jenis, Rumus dan Contoh Soal