Konten dari Pengguna

Secara Bahasa Ijtihad Artinya Apa? Ini Penjelasannya

R

Ruang Informasi

Membahas berbagai informasi dari beragam topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasu Secara Bahasa Ijtihad Artinya, Foto: Unsplash/Ashkan Forouzani
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasu Secara Bahasa Ijtihad Artinya, Foto: Unsplash/Ashkan Forouzani

Secara bahasa ijtihad artinya apa menjadi pertanyaan penting yang perlu dipahami untuk mengetahui makna dasar istilah ijtihad dalam kajian Islam.

Istilah ini sering digunakan dalam pembahasan hukum Islam, khususnya ketika para ulama berupaya menetapkan ketentuan terhadap persoalan yang belum dijelaskan secara rinci.

Oleh sebab itu, memahami pengertian dasarnya menjadi langkah awal sebelum membahas fungsi, syarat, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Secara Bahasa Ijtihad Artinya Apa dalam Kajian Islam

bIlustrasu Secara Bahasa Ijtihad Artinya, Foto: Unsplash/GR Stocks

Dikutip dari Apa Itu Ijtihad? Memahami Pentingnya dalam Hukum Islam, oleh BPKH (2024), dalam situs bpkh.go.id, secara bahasa ijtihad artinya berasal dari kata "al-jahd" atau "al-juhd" yang bermakna usaha sungguh-sungguh, tenaga besar, atau kesulitan.

Dalam kajian hukum Islam, ijtihad diartikan sebagai pengerahan kemampuan berpikir secara maksimal oleh seorang mujtahid guna menetapkan hukum atas suatu persoalan berdasarkan ketentuan syariat.

Proses ini diterapkan pada masalah yang kompleks dan membutuhkan analisis mendalam, terutama ketika ketentuannya tidak dijelaskan secara tegas dalam Al-Qur'an maupun Hadis.

Melalui ijtihad, seorang mujtahid berusaha menghasilkan keputusan hukum yang paling sesuai dengan nilai keadilan dan kebenaran menurut ajaran Islam.

Kedudukan ijtihad dalam hukum Islam berada setelah Al-Qur'an dan Hadis sebagai sumber utama.

Oleh sebab itu, apabila muncul persoalan baru yang belum memiliki penjelasan langsung dalam kedua sumber tersebut, ijtihad digunakan dengan merujuk pada prinsip-prinsip syariah yang relevan.

Jadi, ijtihad berperan penting dalam menjaga keberlangsungan penerapan hukum Islam agar tetap sesuai dengan perkembangan kehidupan masyarakat.

Ijtihad tidak dapat dilakukan secara bebas karena hanya orang yang memenuhi syarat tertentu yang berhak melaksanakannya.

Seorang mujtahid harus memiliki kompetensi yang memadai, terutama dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan hukum.

Menghafal seluruh isi Al-Qur’an bukan keharusan, tetapi kemampuan menemukan dan menggunakan ayat hukum secara tepat menjadi hal yang sangat penting.

Selain itu, mujtahid juga wajib menguasai hadis-hadis yang berkaitan dengan persoalan hukum. Ia harus mampu menyeleksi hadis yang sah dijadikan dasar penetapan hukum serta membedakannya dari hadis yang tidak dapat digunakan sebagai landasan.

Ijtihad memiliki peranan penting dalam pengembangan hukum Islam, tetapi penerapannya wajib mengikuti persyaratan serta aturan yang telah ditentukan.

Kegiatan ini tidak dapat dilakukan oleh setiap orang, karena hanya pihak yang memenuhi kualifikasi tertentu yang berhak melaksanakannya.

Selain itu, status hukum ijtihad juga ditentukan oleh kondisi yang terjadi serta tingkat kebutuhan masyarakat terhadap jawaban hukum atas persoalan baru.

Itulah penjelasan secara bahasa ijtihad artinya apa. Ijtihad memiliki peran penting dalam menjaga dinamika hukum Islam. (IF)

Baca juga: Apa Itu Sum'ah? Ini Penjelasannya dalam Ajaran Islam