Konten dari Pengguna

Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri yang Mudah Dipahami

R

Ruang Informasi

Membahas berbagai informasi dari beragam topik.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tata cara shalat tarawih sendiri. Sumber: Unsplash/Defrino Maasy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tata cara shalat tarawih sendiri. Sumber: Unsplash/Defrino Maasy

Tata cara shalat Tarawih sendiri tetap mendapatkan keutamaan pahala. Salat Tarawih bisa dilakukan secara berjamaah di masjid atau dilakukan sendiri di rumah (munfarid).

Salat Tarawih adalah salat sunnah yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadan setelah salat Isya. Salat ini hukumnya sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan.

Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri dengan Benar

Ilustrasi tata cara shalat tarawih sendiri. Sumber: Unsplash/Defrubi Maasy

Tata cara shalat Tarawih sendiri biasa diperlukan bagi yang tidak dapat melaksanakannya berjamaah di masjid, karena kesibukan, kondisi kesehatan, atau ingin lebih khusyuk beribadah di rumah.

Dikutip dari Buku Pintar Shalat Pedoman Shalat Lengkap Menuju Shalat Khusyuk, M. Khalilurrahman Al Mahfani, (2008: 189), dinamakan Tarawih karena Rasulullah dan para sahabatnya biasa beristirahat atau rehat setiap salamnya.

Berikut adalah penjelasan mengenai tata cara salat Tarawih yang di lakukan di rumah sendiri, mulai dari niat, dan urutan pelaksanaannya.

1. Niat

Untuk niat salat Tarawih sendiri cukup dihadirkan dalam hati sebelum takbiratul ihram. Tidak wajib dilafalkan, tetapi boleh dibaca secara perlahan agar hati lebih mantap.

Berikut adalah bacaan niat salat Tarawih dua rakaat yang dikerjakan sendiri:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Latin:

Ushalli sunnatat tarawīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

“Aku niat salat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

2. Takbiratul Ihram

Mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan “Allahu Akbar”.

3. Membaca Doa Iftitah

Setelah takbir, membaca doa iftitah seperti shalat pada umumnya. Dilanjutkan dengan membaca surah pendek dari Al-Qur’an.

4. Rukuk, I’tidah, Sujud, Duduk di Antara Dua Sujud

Gerakan dan bacaannya sama seperti shalat biasa. Untuk rakaat kedua sama seperti rakaat pertama, lalu diakhiri dengan tahiyat akhir dan salam.

5. Witir

Witir dapat dilakukan dengan dua niat, karena terdapat dua kali prosesi salam.

Berikut adala niat rakaat pertama witir.

أُصَلِّيْ سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Ushalli sunnatal minal witri rak’ataini lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah Witir dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Lalu, niat satu rakaat terakhir witir. Berikut adalah bacaan niatnya.

أُصَلِّيْ سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Ushalli sunnatal minal witri rak’atan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah Witir satu rakaat karena Allah Ta’ala.”

Ada dua jumlah rakaat yang umum dikerjakan, yaitu 8 rakaat tarawih + 3 rakaat witir (total 11 rakaat), dan 20 rakaat tarawih + 3 rakaat witir (23 rakaat).

Keduanya memiliki dasar dan sama-sama boleh diamalkan. Pilihlah sesuai dengan kemampuan fisik dan kondisi tubuh.

Untuk waktu pelaksanaannya dimulai setelah salat Isya dan berakhir sebelum waktu Subuh, bisa mengerjakannya langsung setelah Isya, atau sepertiga malam terakhir jika ingin suasana yang lebih tenang.

Itulah tata cara shalat Tarawih sendiri yang bisa dilakukan di rumah. (NOV)

Baca juga: Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat 4 4 3 yang Mudah Dipahami