Konten dari Pengguna

Ungkapan Buah Bibir Bermakna Apa dalam Masyarakat? Ini Penjelasannya

R

Ruang Informasi

Membahas berbagai informasi dari beragam topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ungkapan Buah Bibir Bermakna. Unsplash.com/Guido Fuà
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ungkapan Buah Bibir Bermakna. Unsplash.com/Guido Fuà

Dalam khazanah bahasa Indonesia, terdapat banyak ungkapan atau idiom yang mengandung makna kiasan. Salah satu yang cukup populer dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari adalah ungkapan buah bibir bermakna apa.

Ungkapan ini memang terdengar sederhana, namun frasa ini memiliki arti yang dalam. Ungkapan buah bibir sendiri mencerminkan dinamika komunikasi sosial di masyarakat.

Ungkapan Buah Bibir Bermakna Menjadi Pembicaraan Orang Banyak

Ilustrasi Ungkapan Buah Bibir Bermakna. Unsplash.com/Kaja Reichardt

Dikutip dari smpn5.bimakota.sch.id, secara harfiah, ungkapan buah bibir bermakna sesuatu yang tidak ada kaitannya dengan buah yang bisa dimakan. Ungkapan ini adalah bentuk metafora yang menggambarkan sesuatu yang menjadi bahan pembicaraan banyak orang.

Dengan kata lain, dapat dipahami bahwa “buah bibir” merujuk pada topik yang sedang hangat diperbincangkan, baik dalam lingkup kecil seperti lingkungan sekitar maupun dalam skala luas seperti media nasional dan media sosial.

Biasanya, suatu topik dapat menjadi buah bibir karena memiliki daya tarik tertentu. Contohnya, sebuah prestasi luar biasa dari seorang atlet, kebijakan baru dari pemerintah, dan peristiwa kontroversial atau skandal publik.

Tidak jarang pula gosip selebriti atau fenomena viral di media sosial menjadi buah bibir karena memancing rasa penasaran banyak masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa topik yang menjadi buah bibir pada umumnya memiliki unsur keunikan, keanehan, atau nilai berita yang tinggi.

Menariknya lagi, ungkapan “buah bibir” bersifat netral. Artinya, tidak selalu mengandung makna yang positif atau negatif. Sebuah keberhasilan juga bisa menjadi buah bibir karena menginspirasi banyak orang.

Sementara itu, kejadian negatif seperti kasus hukum juga bisa menjadi buah bibir karena menimbulkan perhatian luas. Konteks tertentu sebuah kejadian yang menentukan apakah pembicaraan tersebut bernada pujian, kritik, atau sekadar rasa ingin tahu.

Di era digital sekarang, fenomena buah bibir berkembang semakin cepat. Kehadiran media sosial membuat penyebaran informasi berlangsung dalam hitungan detik saja. Apa yang awalnya hanya dibicarakan oleh segelintir orang, dapat dengan cepat menjadi topik nasional bahkan global.

Hal ini semakin memperkuat peran masyarakat dalam membentuk opini publik melalui percakapan yang terus berkembang.

Dengan memahami ungkapan buah bibir bermakna apa, masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk selalu kritis dan bertanggung jawab dalam berkomunikasi. (Aya)

Baca juga: Makna Ungkapan Tulang Punggung dalam Kehidupan Sehari-hari