Kesepakatan Bisnis Antara Arab Saudi dan AS Mencapai 350 Miliar Dolar

Kedatangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Riyadh, Arab Saudi, disambut hangat oleh Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud dengan upacara kenegaraan. Kunjungan Trump ini membahas sejumlah perjanjian ekonomi dan bisnis antar kedua negara tersebut.
Hal ini sekaligus menjadi kunjungan kenegaraan pertama Trump usai dilantik menjadi Presiden AS ke-45. Arab Saudi pun turut menyambut baik kunjungan kenegaraan Trump dengan kesepakatan senjata senilai 110 miliar dolar, Sabtu, (20/5) malam.

Kesepakatan itu ditambah dengan investasi lainnya. Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengatakan bahwa totalnya bisa mencapai 350 miliar dolar.
Seperti dilansir Reuters, Arab Saudi memang menjadi pengekspor minyak terbesar di dunia. Saudi Aramco --sebuah perusahaan minyak nasional Arab Saudi mengatakan pihaknya telah menandatangani 16 kesepakatan dengan 11 perusahaan sebesar 50 miliar dolar.

"Hari yang luar biasa. Ratusan miliar dolar diinvestasikan. Jadi, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang Arab Saudi," tutur Trump kepada awak media.
Trump akan mengakhiri kunjungan kenegaraannya pada pekan depan setelah mengunjungi Israel, Belgia, dan Italia. Trump juga akan melakukan kunjungan ke tiga tempat suci di ketiga negara tersebut.
Baca juga:
Kunjungan Trump ke Arab Saudi Disambut Raja Salman
Jokowi dan Trump Akan Bertemu di Arab Saudi
Melania Dampingi Donald Trump Bertemu Raja Salman Tanpa Penutup Kepala

