Konten dari Pengguna

4 Kelebihan Penggunaan Sejarah Lisan sebagai Sumber Sejarah

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kelebihan penggunaan sejarah lisan sebagai sumber sejarah, Pexels/nappy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kelebihan penggunaan sejarah lisan sebagai sumber sejarah, Pexels/nappy

Tidak sedikit ilmuwan yang mencari tahu kejadian di masa lalu berdasarkan data dari sejarah lisan. Hal ini karena merujuk pada banyaknya kelebihan penggunaan sejarah lisan sebagai sumber sejarah.

Dikutip dari buku Sejarah Lisan : Sebuah Pengantar Ringkas, Aditia Muara Padiatra, (2021:5), menurut Ahmad Adaby Darban, sejarah lisan adalah sumber sejarah yang diungkapkan oleh seorang pengikut atau yang menjadi saksi akan peristiwa sejarah pada zamannya.

Sementara Sartono Kartodirdjo berpendapat bahwa sejarah lisan merupakan cerita-cerita mengenai pengalaman kolektif yang disampaikan secara lisan.

Kelebihan Penggunaan Sejarah Lisan sebagai Sumber Sejarah

Ilustrasi kelebihan penggunaan sejarah lisan sebagai sumber sejarah, Pexels/Ketut Subiyanto

Membahas seputar sejarah lisan, salah satu kelebihan penggunaan sejarah lisan sebagai sumber sejarah adalah keterangan yang diperoleh langsung dari saksi sebuah peristiwa, baik keluarga, sahabat, pasangan, atau orang di sekitar lokasi kejadian.

Selain yang telah disebutkan, masih ada kelebihan penggunaan sejarah lisan, di antaranya yakni sebagai berikut:

  1. Mudahnya melakukan kroscek jika peneliti merasa ragu dengan data-data yang telah didapatkan dari sumber lain

  2. Peneliti bisa menanyakan kepada narasumber mengenai informasi yang masih kurang jelas atau berpotensi disalahpahami

  3. Penulisan sejarah menjadi lebih demokratis (terbuka) karena memungkinkan sejarawan untuk mencari informasi dari semua golongan masyarakat, baik dari kalangan rakyat biasa maupun pejabat

  4. Melengkapi kekurangan data atau informasi yang belum termuat dalam sumber tertulis atau dokumen.

Sumber sejarah lisan sangatlah beragam, yaitu keterangan langsung saksi sejarah, tradisi lisa, toponimi, hingga berbagai mitos yang beredar di tengah masyarakat setempat dengan latar belakang sejarah masa lalu.

Keterangan langsung dari pelaku atau saksi sejarah, misalnya wawancara dengan veteran tentara Republik Indonesia yang terlibat dalam perang melawan Belanda di masa penjajahan.

Tradisi lisan, yaitu cerita tentang masa lalu yang disampaikan secara turun-temurun dari mult ke mulut.

Toponimi, yaitu asal-usul penamaan suatu wilayah yang bisa didapat dari warga sekitar.

Demikianlah ulasan mengenai kelebihan penggunaan sejarah lisan sebagai sumber sejarah. Hanya saja agar informasi yang didapat benar-benar bisa dipertanggung jawabkan, maka perlu memilih narasumber terpercaya. (Nay)

Baca juga: Penemu Homo Soloensis dan Sejarah Penemuannya