Konten dari Pengguna

4 Lagu Daerah Jawa Barat yang Populer beserta Maknanya

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lagu Daerah Jawa Barat. Foto:Weston m / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lagu Daerah Jawa Barat. Foto:Weston m / Unsplash

Lagu daerah Jawa Barat adalah bagian penting dari budaya Indonesia. Setiap lagu memiliki makna mendalam yang mencerminkan kehidupan, tradisi, dan nilai masyarakat Sunda. Ciri khasnya adalah lirik yang menyentuh dan sering menggunakan alam sebagai simbol.

Mengutip buku Kumpulan Lagu Daerah untuk Anak, JJ. Fidela Asa, (2023:51), lagu daerah merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia yang harus dilestarikan dan diperkenalkan sejak dini.

Mengenali lagu daerah memiliki manfaat yang baik dalam pengembangan emosional, sosial, dan kognitif.

4 Lagu Daerah Jawa Barat yang Terkenal dan Maknanya

Ilustrasi Lagu Daerah Jawa Barat. Foto: Dian A. Yudianto / Pixabay

Beberapa lagu daerah Jawa Barat yang cukup populer terus dinyanyikan dan menjadi warisan budaya yang tidak tergantikan. Lagu seperti Manuk Dadali, Peuyeum Bandung, Mojang Priangan, dan Sabilulungan hadir dengan makna mendalam.

1. Manuk Dadali

Lagu ini mendeskripsikan burung garuda sebagai lambang dari kebanggaan negara Indonesia, Manuk Dadali dinyanyikan guna menumbuhkan rasa nasionalisme serta meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air.

Pada penggalan lirik lagu ini, burung garuda digambarkan sebagai hewan yang gagah mencerminkan bangsa yang berani dalam menghadapi tantangan.

2. Peuyeum Bandung

Lagu Peuyeum Bandung adalah lagu yang menggambarkan makanan khas Bandung, yaitu peuyeum (tape). Lagu ini menjelaskan bahwa harga dari makanan peuyeum tidak terlalu tinggi dan terjangkau oleh siapa pun.

Melalui lagu ini, kekayaan budaya serta keunikan kuliner yang merupakan identitas masyarakat Sunda dapat terpromosikan.

3. Mojang Priangan

Lagu ini memiliki makna memuji kecantikan serta keanggunan wanita Priangan dengan kepribadian yang baik dan tampilan yang sederhana.

Di samping itu, dalam lagu ini juga disebutkan pakaian tradisional Jawa Barat yaitu kebaya. Dalam lagu ini juga tersirat mengenai sopan santun dalam kebudayaan Sunda.

4. Sabilulungan

Lagu ini menceritakan tentang kebersamaan yang harus terus dipupuk. Disebutkan dalam penggalan liriknya bahwa kebersamaan merupakan dasar dari berbagai hal seperti gotong royong dan saling mendukung dalam menjaga kesatuan dan persatuan.

Beberapa lagu daerah Jawa Barat ternyata dapat mengungkapkan nilai sosial dan moral. Walaupun sederhana, lagu-lagu tersebut bisa menyampaikan makna yang mendalam yang diwariskan dari generasi satu ke generasi lainnya. (nov)

Baca juga: Sejarah Museum Geologi Bandung yang Penuh Makna