4 Tokoh Sastrawan dan Budayawan pada Masa Pemerintahan Dinasti Abbasiyah

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tercatat ada empat orang tokoh sastrawan dan budayawan pada masa pemerintahan Dinasti Abbasiyah. Daulah Abbasiyah merupakan kekhalifahan yang berkuasa selama masa kejayaan Islam, yaitu antara tahun 750 hingga 1258.
Kemajuan Islam pada masa Daulah Abbasiyah ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, sosial, ekonomi, politik, dan budaya. Seni dan budaya tumbuh bersama dengan kehidupan agama Islam yang dipeluk masyarakat Abbasiyah.
Berikut akan dibahas lebih lanjut tokoh-tokoh sastrawan dan budayawan pada masa pemerintahan Dinasti Abbasiyah.
Seni dan Kebudayaan pada Masa Dinasti Abbasiyah
Pada masa Dinasti Abbasiyah, perkembangan seni dan budaya terasa begitu signifikan sesuai perubahan kehidupan umat Islam dari kehidupan desa yang sederhana ke kehidupan kota yang makmur.
Dengan ditaklukkannya wilayah yang dulu menjadi pusat budaya, bertemulah bentuk budaya dari beragam etnis yang melebur dan berkembang dalam suasana islami. Sikap Islam dalam menerima kebudayaan dari luar berupa absorbsi, modifikasi, dan eliminasi.
Seni budaya yang berkembang tentu tidak lepas dari peran para khalifah. Para khalifah Daulah Abbasiyah mengembangkan berbagai jenis kesenian, terutama kesusastraan dan kebudayaan.
Seni dan budaya tersebut meliputi seni sastra, seni musik, dan arsitektur. Berikut penjelasannya:
1. Seni Sastra
Kemajuan pada bidang ini dicapai karena sastrawan diberikan kebebasan serta tidak terikat dengan usaha mempertahankan kemurnian Arab. Sastra yang berkembang pada masa ini, yaitu syair, puisi, novel, dan prosa.
2. Seni Musik
Larangan dari ahli fiqih tidak begitu berpengaruh pada masa Dinasti Abbasiyah di Baghdad. Masa ini melahirkan banyak penyanyi, pencipta lagu, dan pemain alat musik.
3. Arsitektur
Pada bidang ini, Bani Abbasiyah mengembangkan ciri khas sendiri, terutama dalam hal dekorasi bangunan. Bukti kemajuan dalam bidang arsitektur dapat dilihat pada bangunan istana dan masjid.
Tokoh Sastrawan dan Budayawan pada Masa Pemerintahan Dinasti Abbasiyah
Beberapa tokoh sastrawan dan budayawan menurut Buku Tata Kelola Pemerintahan dalam Islam: Sejarah Kepemimpinan Khalifah karya Ibnu Rusyd, yaitu:
Ibnu Mukaffa, yang menerjemahkan sastra-sastra Persia.
Abu Nawas, penyair Arab klasik yang terkenal.
Ibnu Muqlah bin Bawaan, di bidang seni kaligrafi.
Yaqut Al-Mu'tashim, di bidang seni kaligrafi.
Demikian adalah tokoh sastrawan dan budayawan pada masa pemerintahan Dinasti Abbasiyah yang bisa diketahui. (SP)
