5 Alasan Pancasila Menjadi Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, juga sering dianggap sebagai perjanjian luhur. Lalu, mengapa Pancasila dianggap sebagai perjanjian luhur?
Dikutip dari Buku Pendidikan Kewarganegaraan Membangun Warga Negara yang Demokratis untuk Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Aim Abdulkarim, (hal. 19), Pancasila sebagai ideologi bersifat dinamis dan terbuka.
Hal ini dimaksudkan bahwa ideologi Pancasila dalam perkembangannya bersifat aktual, dinamis, dan senantiasa menyesuaikan dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dinamika perkembangan aspirasi masyarakat.
5 Alasan Pancasila Menjadi Perjanjian Luhur
Perjanjian luhur dalam Pancasila ini merujuk pada kesepakatan yang dibuat bersama oleh seluruh komponen bangsa sebagai dasar pedoman hidup bersama.
Lantas, mengapa Pancasila dianggap sebagai perjanjian luhur? Berikut ini adalah beberapa alasannya.
1. Disepakati Melalui Proses Demokratis dan Musyawarah
Pancasila lahir dari proses panjang musyawarah dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945.
Dalam sidang tersebut, para tokoh dari berbagai latar belakang agama, suku, dan ideologi mendiskusikan dasar negara yang dapat diterima oleh seluruh rakyat Indonesia.
Kesepakatan ini menunjukkan bahwa Pancasila adalah hasil dialog, bukan hasil keputusan sepihak. Oleh sebab itu, Pancasila mencerminkan semangat kebersamaan.
2. Menjadi Landasan Kehidupan Bernegara
Pancasila juga bukan hanya dasar negara secara hukum atau yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Nilai-nilai Pancasila dijadikan pedoman dalam merumuskan kebijakan negara, menyelesaikan konflik, serta membangun keharmonisan antar sosial.
3. Identitas dan Cita-Cita Bangsa
Pancasila mencerminkan identitas dan cita-cita bangsa Indonesia. Ini menunjukkan tujuan dan arah perjuangan bangsa untuk mencapai kesejahteraan, keadilan, dan kemajuan bangsa.
4. Mengakomodasi Keberagaman Bangsa
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keberagaman, baik dari segi budaya, agama, etnis, dan bahasa. Pancasila dibuat untuk menjadi dasar yang mampu menyatukan perbedaan tersebut.
Kelima sila dalam Pancasila mencerminkan nilai-nilai universal yang dapat diterima oleh seluruh elemen masyarakat Indonesia.
5. Diperhatikan Sebagai Identitas Nasional
Meskipun telah melewati berbagai tantangan politik dan sosial, Pancasila tetap dijaga dan dihormati sebagai dasar negara. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila relevan dan mampu menjawab tantangan zaman.
Jadi, mengapa Pancasila dianggap sebagai perjanjian luhur? Pancasila dianggap sebagai perjanjian luhur, karena merupakan hasil kesepakatan bersama para pendiri bangsa yang dapat mengakomodasi keberagaman Indonesia. (NOV)
Baca juga: 5 Contoh Membiasakan Perilaku Pancasila di Masyarakat
