Interaksi Sosial Asosiatif: Definisi dan Contohnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Interaksi sosial asosiatif adalah salah satu jenis interaksi sosial yang bersifat positif. Lantas, bagaimana interaksi sosial asosiatif memengaruhi satu sama lain di masyarakat?
Dikutip dari Buku Sosiologi 1 SMA Kelas X, Drs. Andreas Soerooso, M.S, (2006: 59), proses interaksi sosial adalah runtutan kejadian atau peristiwa yang ditimbulkan oleh adanya interaksi sosial.
Hasil interaksi sosial ini akan menimbulkan berbagai macam keadaan. Interaksi sosial asosiatif sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Definisi Interaksi Sosial Asosiatif
Interaksi sosial asosiatif merupakan bentuk hubungan sosial yang cenderung mengarah pada kerjasama. Lalu, bagaimana interaksi sosial asosiatif ini terjadi? Sebelum menjawabnya, penting mengetahui definisi interaksi sosial asosiatif terlebih dahulu.
Pengertian interaksi sosial asosiatif adalah bentuk interaksi sosial yang menghasilkan kerja sama.Proses sosial asosiatif ini tumbuh, karena adanya kerjasama dari para pelaku hubungan sosial asosiatif.
Interaksi sosial asosiatif terjadi melalui beberapa proses yang mengarah pada kerja sama di dalam masyarakat. Beberapa tahapan utama interaksi sosial asosiatif, yaitu:
1. Identifikasi Kebutuhan Bersama
Proses ini dimulai dengann pengenalan kebutuhan atau tujuan bersama yang ingin dicapai oleh individu atau kelompok di masyarakat.
2. Pembentukan Kelompok
Individu atau kelompok yang memiliki tujuan atau kepentingan yang sama mulai membentuk kelomlok untuk berkerja sama.
3. Pengembangan Nilai Bersama
Kelompok tersebut mengembangkan nilai-nilai yang akan menjadi panduan dalam interaksi. Hal ini membantu menciptakan kerangka kerja yang jelas untuk kerja sama.
4. Kerja Sama
Anggota kelompok mulai bekerja sama secara aktif untuk mencapai tujuan bersama. Kerja sama ini berupa gotong royong, dan lain-lain.
Contoh Interaksi Sosial Asosiatif
Interaksi sosial asosiatif ini mengarah pada kerja sama. Berikut adalah beberapa contoh interaksi sosial asosiatif.
Gotong royong untuk mencapai tujuan bersama, seperti membersihkan lingkungan atau membangun fasilitas umum.
Kerja sama antara beberapa pihak dalam proyek tertentu, seperti dalam bisnis atau pembangunan infrastruktur.
Kerja sama antara dua atau lebih kelompok atau organisasi untuk mencapai tujuan bersama.
Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam program pembangunan desa.
Negosiasi antara buruh dan pengusaha untuk menentukan upah minimum.
Perpaduan budaya Betawi dan Tionghoa dalam seni musik.
Jadi, bagaimana interaksi sosial asosiatif terjadi? Interaksi sosial asosiatif ini terjadi melalui beberapa proses. Salah satunya kerja sama aktif. Interaksi ini membantu memperkuat solidaritas di dalam masyarakat. (NOV)
Baca juga: 7 Dampak Gotong Royong terhadap Hubungan Sosial di Masyarakat
