Konten dari Pengguna

Kebijakan Van Den Bosch dalam Bidang Militer di Hindia Belanda

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kebijakan Van Den Bosch dalam Bidang Militer. Sumber: Pexels.com/Eda Yurtkuran
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kebijakan Van Den Bosch dalam Bidang Militer. Sumber: Pexels.com/Eda Yurtkuran

Salah satu contoh kebijakan Van den Bosch dalam bidang militer di Hindia Belanda adalah membuat garis pertahanan di sekitar Gambir. Garis pertahanan tersebut bernama Defensielijn Van den Bosch.

Namun, kebijakan tersebut tidak terlalu banyak dibahas dalam sejarah jabatan Gubernur Jenderal Van den Bosch. Pasalnya, kebijakan Van den Bosch yang fenomenal pada masa penjajahan Hindia Belanda adalah sistem tanam paksa.

Tujuan Diangkatnya Van Den Bosch sebagai Gubernur Jenderal

Ilustrasi Kebijakan Van Den Bosch dalam Bidang Militer. Sumber: Pexels.com/Pixabay

Johannes Van den Bosch atau yang lebih banyak dikenal dengan Van den Bosch merupakan salah satu nama Gubernur Jenderal pada masa penjajahan Hindia Belanda. Van den Bosch diangkat oleh Pemerintah Kolonial Belanda setelah dua perang besar.

Dua perang besar itu adalah Perang Jawa yang terjadi pada tahun 1825 sampai 1830 dan Perang Belgia yang terjadi pada tahun 1830 – 1831. Perang tersebut mengakibatkan Pemerintah Kolonial Belanda mengalami kesulitan finansial.

Guna mengatasi kesulitan finansial tersebut, Pemerintah Kolonial Belanda memutuskan untuk mengangkat Gubernur Jenderal baru. Mengutip dari buku Pilkada Mencari Pemimpin Daerah karya Johannes (2020: 142), jabatan Gubernur Jenderal merupakan penguasa di daerah jajahan.

Mengutip dari buku yang sama, Johannes (2020: 142) Gubernur Jenderal memiliki tugas untuk mengondisikan wilayah jajahan serta menjaga keamanan, ketertiban, dan pembangunan. Akhirnya, pada tahun 1830, Pemerintah Kolonial Belanda mengangkat Johannes Van den Bosch sebagai Gubernur Jenderal.

Kebijakan Van Den Bosch dalam Bidang Militer

Ilustrasi Kebijakan Van Den Bosch dalam Bidang Militer. Sumber: Pexels.com/Pixabay

Setelah menyimak tujuan Van den Bosch diangkat sebagai Gubernur Jenderal, setiap orang dapat memahami bahwa misi Pemerintah Belanda mengangkatnya untuk memulihkan ekonomi. Oleh sebab itu, kebijakan Van den Bosch pun berkaitan dengan ekonomi.

Kebijakan Van den Bosch dalam bidang ekonomi, yaitu tanam paksa. Tujuannya untuk meningkatkan tanaman ekspor sehingga kekosongan kas Pemerintah Kolonial Belanda dapat teratasi.

Tanam paksa merupakan kebijakan yang fenomenal pada masa jabatan Gubernur Jenderal Van den Bosch. Pasalnya, sistem tersebut memiliki tujuan untuk kepentingan Pemerintah Kolonial Belanda, tetapi menyengsarakan rakyat Hindia Belanda.

Selain kebijakan tanam paksa yang fenomenal, Van den Bosch juga membuat kebijakan dalam bidang militer. Kebijakan Van den Bosch dalam bidang militer adalah membuat garis pertahanan.

Walaupun tidak seterkenal kebijakan tanam paksa, kebijakan Van den Bosch pada bidang militer tetap memiliki riwayat sejarah. Beberapa garis pertahanan di masa Van den Bosch, yaitu:

  • Defensielijn Van den Bosch yang berada di sekitar wilayah Koningsplein (Gambir).

  • Weltevreden (daerah yang lebih nyaman daripada kawasan kota tua.

Baca juga: 4 Kebijakan Raffles di Bidang Politik yang Menarik untuk Diketahui

Jadi, kebijakan Van den Bosch dalam bidang militer tidak seterkenal kebijakan tanam paksa. Tanam paksa pada masa Van den Bosch sangat terkenal dan fenomenal sebab memuat misi memulihkan keuangan Belanda, tetapi menyengsarakan rakyat Hindia Belanda. (AA)