Konten dari Pengguna

Latar Belakang Raffles Datang ke Indonesia dan Prinsipnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi latar belakang Raffles datang ke Indonesia. Sumber: Fadhila Nurhakim/unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi latar belakang Raffles datang ke Indonesia. Sumber: Fadhila Nurhakim/unsplash.com

Thomas Stamford Raffles adalah Gubernur Jenderal pada masa pemerintahan Inggris yang menjabat sejak tahun 1811 sampai 1816. Adapun latar belakang Raffles datang ke Indonesia adalah karena kekecewaan pada masa pemerintahan Daendels.

Wijaya dalam Thomas Stamford Raffles di Bengkulu: Politisi atau Ilmuwan menyebutkan bahwa masa pemerintahan Raffles memberikan banyak kemajuan bagi nusantara.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai latar belakang Raffles datang ke Indonesia, baca artikel ini sampai habis.

Latar Belakang Raffles Datang ke Indonesia

Ilustrasi latar belakang raffles datang ke indonesia. Sumber: Mike van Schoonderwalt/pexels.com

Raffles adalah Gubernur Jenderal yang menjabat di Pulau Jawa pada masa pemerintahan Inggris. Inggris sendiri mampu menduduki Indonesia pada 26 Agustus 1811.

Adapun latar belakang Raffles datang ke Indonesia adalah karena rasa kekecewaan pada masa pemerintahan Daendels yang banyak merugikan masyarakat.

Hal ini bahkan memperoleh dukungan dari Raja Mangkunegara. Terbukti pada massa pemerintahan Raffles di Indonesia, ada banyak kemajuan di Indonesia.

Prinsip Pemerintahan Raffles

Selama menjabat sebagai Gubernur Jenderal, Raffles memiliki beberapa prinsip pemerintahan. Adapun beberapa prinsip pemerintahan Raffles adalah.

1. Bidang Ekonomi

  • Menerapkan sistem sewa tanah.

  • Menghapus pajak hasil bumi serta penyerahan wajib pajak.

  • Memberikan kebebasan kepada para petani untuk menanam tanaman ekspor.

  • Mewajibkan pemerintah untuk membuat pasar demi mendorong distribusi hasil pertanian para petani.

  • Adanya monopoli garam dan minuman keras.

2. Bidang Politik dan Pemerintahan

  • Membagi Pulau Jawa menjadi 16 karesidenan dan setiap karesidenan terbagi menjadi beberapa distrik.

  • Mengubah bupati menjadi pegawai pemerintah kolonial.

  • Mengubah sistem pemerintahan feodal menjadi sistem pemerintahan kolonial Barat.

3. Bidang Sosial

  • Menghapus sistem kerja paksa atau kerja rodi.

  • Menghapus perbudakan dan setiap orang yang memiliki budak dikenakan pajak tinggi.

4. Bidang Hukum

  • Meniadakan hukuman dari bupati karena bisa memicu dualisme hukum.

  • Hukuman didasarkan pada kesalahan, bukan ras.

5. Bidang Ilmu Pengetahuan

  • Menghasilkan karya berupa buku, yaitu History of Java.

  • Menemukan bunga Rafflesia Arnoldii.

  • Dibangunnya Kebun Raya Bogor.

  • Penemuan Candi Borobudur.

  • Memberikan bantuan untuk penelitian yang dilakukan oleh John Crawfurd dan berhasil menyelesaikan tulisannya bertajuk History of Indian Archipelago.

  • Mendukung adanya perkumpulan kesenian budaya dan ilmu pengetahuan bernama Bataaviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen.

Demikian sederet informasi seputar latar belakang Raffles datang ke Indonesia dan prinsip pemerintahannya. [ENF]