Macam-Macam Perubahan Masyarakat Indonesia pada Masa Penjajahan

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh perubahan masyarakat Indonesia pada masa penjajahan adalah terjadinya perluasan penggunaan lahan. Pasalnya, pada masa penjajahan, penduduk memiliki kewajiban untuk menanam tanaman yang laku untuk dijual ke luar negeri.
Selain perubahan dalam bentuk perluasan penggunaan lahan, masyarakat Indonesia juga mengalami serangkaian perubahan lain pada masa penjajahan. Beberapa contoh adalah persebaran penduduk, penemuan tambang, serta transportasi dan komunikasi.
4 Contoh Perubahan Masyarakat Indonesia pada Masa Penjajahan
Indonesia merupakan bangsa yang meraih kemerdekaan dengan perjuangan panjang melawan penjajah. Pasalnya, Indonesia mengalami penjajahan selama bertahun-tahun, yakni sekitar 350 tahun oleh Belanda.
Lamanya waktu penjajahan tersebut tentu memiliki pengaruh bagi masyarakat Indonesia. Selain mendorong keinginan untuk merdeka, penjajahan tersebut juga membuat serangkaian perubahan.
Mengutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kelas VIII karya Suenti, dkk. (2022: 89), berikut adalah empat contoh perubahan masyarakat Indonesia pada masa penjajahan.
1. Perluasan Penggunaan Lahan
Perluasan penggunaan lahan dapat terjadi karena penduduk diwajibkan menanami lahannya dengan tanaman yang hasilnya laku dijual ke luar negeri. Kondisi tersebut membuat adanya pembukaan lahan hutan untuk wilayah perkebunan.
2. Penemuan Tambang
Pembukaan lahan pada masa Kolonial Barat juga membuat penemuan pertambangan di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah pertambangan minyak bumi, batu bara, serta logam.
3. Persebaran Penduduk
Masa penjajahan juga mengakibatkan persebaran penduduk. Salah satu contoh adalah transmigrasi dengan tujuan agar lahan di luar Jawa yang belum diolah menjadi lahan perkebunan dapat diolah untuk menambah penghasilan.
4. Transportasi dan Komunikasi
Pada masa penjajahan Belanda, banyak di bangun jalan raya, rel kereta api, serta jaringan telepon. Hal itu membuat masyarakat Indonesia memiliki prasarana untuk kepentingan transportasi dan komunikasi.
Walaupun penjajahan tampak memiliki manfaat dengan adanya sarana dan prasarana, penjajahan tetap tidak dapat dimaklumkan. Pasalnya, pada masa itu bangsa Indonesia mengalami berbagai macam penindasan serta perbudakan.
Hal itu jauh berbeda dengan kondisi saat ini, yakni di saat bangsa Indonesia sudah merdeka dan berdiri di kaki sendiri. Pasalnya, Indonesia saat ini juga sudah dapat melakukan pembangunan di wilayah negara sendiri sebagai negara yang merdeka.
Sekian penjelasan mengenai perubahan masyarakat Indonesia pada masa penjajahan. Semoga memiliki manfaat untuk menambah wawasan umum seputar sejarah Indonesia. (AA)
