Konten dari Pengguna

Macam-macam Upaya untuk Mengatasi Masalah Sosial Masyarakat

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi macam-macam upaya untuk mengatasi masalah sosial masyarakat, sumber foto: unsplash.com/Emile Guillemot
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi macam-macam upaya untuk mengatasi masalah sosial masyarakat, sumber foto: unsplash.com/Emile Guillemot

Di dalam suatu kelompok masyarakat, tentunya akan selalu ditemukan berbagai masalah, mulai dari kecil hingga besar.

Ada macam-macam upaya untuk mengatasi masalah sosial masyarakat agar tidak membesar, yakni upaya preventif, koersif, represif, dan persuasif. Simak penjelasannya dalam ulasan di bawah ini.

Macam-macam Upaya untuk Mengatasi Masalah Sosial

Ilustrasi macam-macam upaya untuk mengatasi masalah sosial masyarakat, sumber foto: unsplash.com/JC Gellidon

Dikutip dari buku Pengendalian Masalah Sosial Melalui Kearifan Lokal karya Masrizal (2015), masalah sosial merupakan permasalahan yang muncul dalam masyarakat, bersifat sosial dan berhubungan erat dengan nilai-nilai sosial.

Masalah sosial dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, seperti meningkatnya kriminalitas, terganggunya keamanan dan kenyamanan, serta memicu konflik sosial. Oleh karena itu, perlu adanya upaya-upaya untuk mengatasi masalah sosial di masyarakat.

Contoh masalah sosial yang sering terjadi di Indonesia, antara lain kemiskinan, pengangguran, korupsi, kekerasan, narkoba, dan radikalisme.

Berikut ini adalah macam-macam upaya untuk mengatasi masalah sosial masyarakat.

1. Upaya Preventif

Upaya preventif adalah usaha yang bersifat mencegah dan antisipatif agar masalah sosial tidak timbul dalam masyarakat. Misalnya dengan cara menyadarkan masyarakat tentang nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat, serta memberikan contoh perilaku yang baik.

Selain itu, bisa juga dengan memberikan pendidikan dan bimbingan kepada anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus ke dalam perilaku menyimpang dan kenakalan remaja.

2. Upaya Koersif

Upaya koersif adalah usaha yang bersifat memaksa atau mengancam dengan menggunakan tindakan kekerasan baik verbal maupun nonverbal. Upaya koersif bertujuan untuk membentuk ketertiban dan keteraturan sosial.

Upaya koersif dapat dilakukan dengan cara menegakkan hukum secara tegas dan adil kepada pelaku-pelaku masalah sosial, seperti koruptor, penjahat, teroris, dan pengedar narkoba.

3. Upaya Represif

Upaya represif adalah usaha yang bersifat memberikan sanksi atau hukuman kepada pelaku-pelaku masalah sosial yang telah melanggar aturan, nilai, norma, atau adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat.

Upaya represif bertujuan untuk memberikan efek jera dan menimbulkan rasa takut kepada pelaku-pelaku masalah sosial agar tidak mengulangi perbuatannya.

Penerapan upaya represif dapat dilakukan dengan cara memberikan sanksi hukum sesuai dengan tingkat kesalahan dan kerugian yang ditimbulkan.

4. Upaya Persuasif

Upaya persuasif adalah usaha yang bersifat menyelesaikan masalah sosial tanpa menggunakan kekerasan atau paksaan, tetapi dengan cara mengajak, memberi saran, memberi motivasi, atau memberi bimbingan kepada pelaku-pelaku masalah sosial agar mau mengubah perilakunya.

Upaya persuasif dapat dilakukan dengan cara melakukan dialog atau komunikasi yang baik dan konstruktif antara pihak-pihak yang terlibat dalam masalah sosial, seperti antara pelaku dan korban, antara pelaku dan keluarga, antara pelaku dan masyarakat, atau antara pelaku dan pemerintah.

Baca juga: Memahami Perbedaan Aklamasi dan Voting dalam Bermusyawarah

Demikian ulasan mengenai macam-macam upaya untuk mengatasi masalah sosial masyarakat yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (WWN)