Mengenal Mediasi dalam Sosiologi dan Contohnya di Masyarakat

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mediasi dalam sosiologi merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan diri dan menyelesaikan konflik. Sekarang ini sudah banyak orang yang menggunakan mediasi untuk menyelesaikan konflik secara dengan cara yang lebih baik.
Berdasarkan praktiknya, mediasi ini memang sudah sering dimanfaatkan dalam membantu penyelesaian konflik. Ini mencakup konflik di masyarakat hingga beberapa jenis sengketa.
Lantas, apa yang dimaksud dengan meditasi dalam hal sosiologi?
Mediasi dalam Sosiologi dan Contohnya
Dikutip dari Buku Sosiologi 1 karya Drs. Andreas Soeroso, M.S. ini dia penjelasan tentang mediasi dalam sosiologi lengkap dengan contoh di masyarakat.
1. Pengertian Mediasi
Mediasi dalam hal sosiologi dapat diartikan sebagai upaya menjembatani antara dua orang atau dua pihak yang sudah melakukan interaksi. Namun, hal ini tidak tercapai suatu kesepakatan antar kedua belah pihak.
Hal ini karena interaksi antar kedua belah pihak mengalami kebekuan dan bahkan keduanya tidak mau untuk bertemu atau berbicara.
2. Tujuan Mediasi Sosiologi
Karena kedua belah pihak tidak kunjung menemukan solusi yang tepat, maka terjadi kesepakatan baru. Hal ini diperlukan oleh seorang mediator yang sedang berupaya untuk menjembatani kedua orang agar mau bertemu kembali.
Kemudian keduanya kembali membicarakan persoalan yang dihadapi bersama. Mediator akan selalu berusaha berdiri netral, tidak berpihak dan menyampaikan persoalan satu kepada yang lain secara otomatis kebekuan yang dapat dicairkan.
Hingga akhirnya keduanya bisa mengadakan pertemuan untuk mencari penyelesaian masalah yang sedang dihadapi.
3. Contoh Mediasi Sosiologi
Contoh Mediasi di Sosiologi adalah sebuah kasus pembajakan pesawat. Dalam kasus ini, biasanya ada mediator yang mengadakan pembicaraan dengan pemerintah dan pembajakan.
Pembicara tersebut terkait apa yang diinginkan oleh pembajak yang disampaikan kepada pemerintah. Dan juga apa yang diinginkan pemerintah dilaporkan kepada pembajak.
Kemudian, mediator dapat menjembatani kedua kepentingan dan pembajakan dapat berakhir.
Itulah penjelasan tentang mediasi dalam sosiologi lengkap dengan contohnya di masyarakat yang bisa kamu jadikan pembelajaran. Bahkan kamu juga bisa menerapkan mediasi tersebut untuk menyelesaikan konflik antar kedua belah pihak. (DSI)
