Konten dari Pengguna

Mitos Menyapu di Malam Hari yang Memengaruhi Kepercayaan Masyarakat

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mitos Menyapu di Malam Hari. Pexels/Isaac Taylor
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mitos Menyapu di Malam Hari. Pexels/Isaac Taylor

Saat ini banyak masyarakat Jawa yang belum mengetahui asal-usul dan sejarah leluhurnya sendiri. Salah satunya tentang mitos menyapu di malam hari. Banyak beberapa orang yang belum mengetahui tentang mitos tersebut.

Mengutip dari Buku Asal-Usul dan Sejarah Orang Jawa, Sri Wintala Achmad, (2017:248), dari ketidaktahuan masyarakat yang belum mengetahui asal-usulnya pasti berpikir bahwa leluhurnya adalah penduduk yang telah tinggal lama di Jawa.

Namun nyatanya banyak para penduduk pribumi serta pendatang dari Benua Asia dan Eropa (Cina, India, dan lainnya). Hal inilah yang membuat generasi sekarang harus banyak belajar tentang sejarah leluhur dan asal-usul mereka.

Mitos Menyapu di Malam Hari

Ilustrasi Mitos Menyapu di Malam Hari. Pexels/cottonbro studio

Berikut adalah mitos menyapu di malam hari yang memengaruhi kepercayaan masyarakat.

"Aja nyapu ing wayah wengi, mundhak angel anggone golek rejeki." yang artinya "Jangan menyapu di malam hari karena akan sulit mencari rezeki."

Ungkapan ini sudah lama diketahui masyarakat, khususnya masyarakat Jawa. Dalam budaya Jawa, banyak orang zaman dahulu yang melarang anak dan cucunya untuk tidak menyapu di malam hari. Hal ini dikarenakan menyapu malam hari bisa membuat rezeki menjauh dari rumah.

Namun kalau dipikir secara logika, alasan di balik larangan ini sebenarnya lebih ke persoalan menjaga waktu. Saat malam hari dianggap sebagai waktu orang-orang untuk beristirahat setelah seharian lelah beraktivitas dan bekerja, bukan untuk menyapu.

Menurut sisi ilmiah, menyapu di malam hari bisa membuat rezeki hilang sebenarnya hanya mitos, belum ada bukti yang valid untuk membenarkannya. Karena pada dasarnya rezeki orang sudah ada yang mengatur dan tergantung usaha dan doa.

Mitos menyapu di malam hari ini memang bagian dari tradisi yang diwariskan turun-temurun. Tetapi di zaman sekarang, kita harus bisa membedakan mana yang hanya kepercayaan turun-temurun dan mana yang benar-benar berdasarkan fakta.

Dengan demikian tidak semua mitos yang ada harus dipercaya mentah-mentah, tetapi juga tidak semua mitos harus ditolak mentah-mentah. Kita bisa tetap menerima dan menghargai nilai budaya di baliknya sambil belajar untuk kedepannya. (Dista)

Baca Juga: Asal-usul Makanan Ketoprak yang Punya Cita Rasa Gurih dan Pedas