Konten dari Pengguna

Pengertian Konsumerisme, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi konsumerisme adalah, sumber foto: unsplash.com/Arturo Rey
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi konsumerisme adalah, sumber foto: unsplash.com/Arturo Rey

Konsumerisme adalah salah satu bentuk pemahaman yang ada di kalangan masyarakat. Pemahaman ini membuat seseorang atau kelompok melakukan proses konsumsi atau membeli barang secara berlebihan.

Pembelian barang yang dilakukan oleh penganut paham ini tidak berdasarkan pada nilai guna dari barang tersebut. Akan tetapi, lebih kepada pemuasan keinginan dari individu maupun kelompok tersebut.

Artikel ini akan membahas tentang pengertian konsumerisme beserta ciri-ciri dan contohnya. Mari simak pembahasannya di bawah ini.

Pengertian Konsumerisme

Ilustrasi konsumerisme adalah, sumber foto: unsplash.com/Erik Mclean

Dikutip dari buku Perilaku Konsumen dalam Perspektif Ilmu Komunikasi karya Fitria Ayuningtyas, (2022) dijelaskan bahwa pengertian dari konsumerisme adalah sebuah paham atau ideologi yang menjadikan seseorang atau kelompok melakukan proses konsumsi atau pemakaian barang-barang hasil produksi secara berlebihan, tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan dampaknya.

Menurut sosiolog Zygmunt Bauman, konsumerisme adalah suatu tipe masyarakat yang mengorganisasi kegiatan-kegiatan sosialnya seputar konsumsi dan pemenuhan keinginan yang terus berubah.

Umumnya, konsumerisme dipengaruhi oleh gaya hidup, citra diri, status sosial, dan pengaruh media.

Konsumerisme sering dianggap sebagai salah satu ciri dari masyarakat modern yang hedonistik dan materialistik.

Ciri-Ciri Konsumerisme

Ilustrasi konsumerisme adalah, sumber foto: unsplash.com/freestocks

Ada beberapa ciri-ciri penganut paham konsumerisme di dalam masyarakat, antara lain:

  1. Pembeli ingin tampak berbeda dari yang lain dengan memiliki barang-barang unik, eksklusif, atau branded.

  2. Kebanggaan penampilan dengan mengikuti tren mode, gaya rambut, kosmetik, atau aksesori terkini.

  3. Sekedar ikut-ikutan (pengikut) tanpa mempertimbangkan fungsi, kualitas, atau kebutuhan dari barang yang dibeli.

  4. Menarik perhatian orang lain dengan menunjukkan barang-barang mewah, mahal, atau prestisius.

  5. Menganggap barang-barang sebagai sumber kebahagiaan, kesenangan, ketentraman, atau penghargaan diri.

Contoh Perilaku Konsumerisme

Contoh perilaku konsumerisme sendiri saat ini bisa dilihat dari berbagai media sosial. Misalnya selebriti yang mengikuti tren mengoleksi barang mewah kemudian memamerkannya di media sosial.

Contoh lainnya adalah orang-orang yang selalu ingin membeli smartphone rilisan terbaru, atau mereka yang selalu memamerkan mobil keluaran terbaru yang baru mereka beli.

Baca juga: Perilaku Masyarakat sebagai Akibat Perubahan Sosial

Demikian pembahasan mengenai pengertian konsumerisme, beserta ciri-ciri dan contohnya. (WWN)