Konten Media Partner

Hari Ini, Dua PDP Meninggal Dunia di RSUD Duri, Bengkalis Riau

Selasar Riauverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PETUGAS medis saat menyalatkan jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di RSUD Taluk Kuantan, Kuansing.
zoom-in-whitePerbesar
PETUGAS medis saat menyalatkan jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di RSUD Taluk Kuantan, Kuansing.

SELASAR RIAU, BENGKALIS - Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Duri, Bengkalis, Riau, menghembuskan nafas terakhir saat sedang menjalani perawatan di RSUD Mandau.

Kedua pasien ini, walau hasil swabnya belum keluar, namun tetap dimakamkan berdasarkan protap pasien Covid-19.

Direktur RSUD Mandau, Bengkalis, dr Sri Sadono Mulyanto, dalam rilisnya diterima, Rabu (15/4/2020) mengatakan, pasien pertama berjenis kelamin perempuan berusia 60 tahun (Diskes 59 tahun) datang ke rumah sakit, Senin, 13 April 2020.

kumparan post embed

Selanjutnya, Selasa (14/4/2020) dipindahkan ke ruang isolasi. Kemudian hari ini, sekitar pukul 11.00 WIB meninggal dunia.

“Pemeriksaan rapid test negatif, pemeriksaan swab sudah dikirim, hasil belum keluar,” ujarnya.

Selanjutnya, untuk pasien PDP kedua berjenis kelamin laki-laki dengan usia 36 tahun. Masuk RSUD Mandau, Selasa (14/2/2020) pukul 17.00 WIB, dan meninggal dunia sehari kemudian, Rabu (15/4/2020), sekitar pukul 14.20 WIB.

“Pemeriksaan rapid negatif, untuk pemeriksaan swab sudah dilakukan dan hasil belum keluar,” ujarnya lagi.

Di antara kedua PDP ini, pasien berjenis kelamin perempuan memiliki riwayat perjalanan ke Pekanbaru, sementara pasien berjenis kelamin laki-laki, tak memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit.

kumparan post embed

Tiga PDP Meninggal

Dengan meninggalnya dua PDP di RSUD Mandau ini, maka total PDP telah meninggal hingga hari ini berjumlah tiga orang.

Satu PDP lagi merupakan pasien RSUD Bengkalis yang meninggal pekan lalu, Rabu (7/4/2020). Bedanya, untuk PDP dari RSUD Bengkalis ini hasil rapid testnya positif.

Namun seperti berulang kali disampaikan oleh Kadis Kesehatan Bengkalis, dr Ersan Saputra, hasil rapid test positif bukan berarti bersangkutan positif Covid-19.

“Rapid test ini baru skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus. Sementara hasil akurat baru diketahui setelah melalui pemeriksaan swab. Bisa saja rapid test nya positif tapi hasil swabnya negatif Covid ,” kata Ersan dalam keterangan persnya beberapa waktu lalu

Sementara itu, berdasarkan data PDP yang dirawat hingga Selasa malam, berjumlah 7 orang, maka dengan meninggalnya 2 PDP dari RSUD Mandau, tinggal 5 orang dirawat. Perinciannya, empat di RSUD Bengkalis dan satu di RSUD Mandau.

kumparan post embed