Konten Media Partner

Terserobok 2 Ekor Anak dan Induk Harimau, Warga Riau Langsung Lari

Selasar Riauverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
SEMAK-SEMAK tempat dua ekor anak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) bermain-main di dalam kebun karet milik Warsan, Desa Tanag Datar, Rengat Barat, Indragiri Huku, Riau, bersama induknya. (Foto: Humas BBKSDA)
zoom-in-whitePerbesar
SEMAK-SEMAK tempat dua ekor anak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) bermain-main di dalam kebun karet milik Warsan, Desa Tanag Datar, Rengat Barat, Indragiri Huku, Riau, bersama induknya. (Foto: Humas BBKSDA)

SELASAR RIAU, RENGAT - Satu ekor induk Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) beserta dua anaknya terlihat oleh warga Desa Tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Warsan, warga setempat, menceritakan, awalnya ia melihat dua ekor anak Harimau Sumatera yang bersembunyi dalam semak-semak di kebunnya.

Saksi mata, Warsan mengaku langsung melarikan diri saat bertemu dengan satu ekor induk harimau tersebut.

Humas Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, Dian Indrianti, menjelaskan, tim langsung bergerak menuju Desa Tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, ketika mendapatkan laporan.

embed from external kumparan

"Kami menurunkan Rescue Bidang KSDA Wilayah I Rengat yang diperintahkan untuk berangkat ke lokasi," katanya, Jumat, 1 Maret 2019.

WARGA dan aparat Desa Tanah Datar, Rengat Barat, Indragiri Hulu, Riau, melihat bekas jejak-jejak harimau di kebun karet milik warga, Warsan. (Foto: Humas BBKSDA)

Setelah mendekat, Warsan berinisiatif melarikan diri karena muncul satu ekor induk harimau dari dalam semak dan melaporkan kejadian ini Kades Tanah Datar.

"Tim mendapat laporan turun ke lokasi bersama Camat Rengat Barat, Kades Tanah Datar, Babinkamtibmas Polsek Rengat Barat dan masyarakat," jelasnya.

Hasil pengecekannya mereka mengaku menemukan bekas semak, rumput rebah tempat dua ekor anak dan satu ekor induknya.

"Saat itu juga kita melakukan sosialisasi bekerja sama dengan aparat setempat untuk melakukan pemantauan dengan cara memasang camera trap. Karena beberapa hari yang lalu warga juga melihat kemunculan harimau," tutupnya.