Konten Media Partner

Warga Duri Menggigil Lihat Ayam Peliharaan Dimakan Harimau

Selasar Riauverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
JEJAK kaki Harimau Sumatera (Panthera tigris sondaica) yang memangsa ayam ternak milik warga di Desa Tasik Tebing Serai, Talang Mandau, Bengkalis, Sabtu (23/4/2022).
zoom-in-whitePerbesar
JEJAK kaki Harimau Sumatera (Panthera tigris sondaica) yang memangsa ayam ternak milik warga di Desa Tasik Tebing Serai, Talang Mandau, Bengkalis, Sabtu (23/4/2022).

SELASAR RIAU, BENGKALIS - Teror Harimau Sumatera (Panthera tigris sondaica) membuat geger warga Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, beberapa waktu lalu, hingga kini belum juga berakhir.

Bahkan, keberadaan si raja hutan itu kembali memunculkan ketakutan bagi warga sekitar Talang Mandau. Datuk, nama sapaan bagi Harimau Sumatera, kembali muncul ke perkampungan dengan memangsa beberapa ekor ayam ternak milik warga.

"Harimau ini sempat masuk perkampungan dan memakan ayam ternak milik warga," ungkap Kapolsek Pinggir, Kompol Maitertika, Minggu (24/4/2022).

Harimau liar dilindungi undang-undang ini muncul kembali ke permukiman warga Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, kemarin pagi, Sabtu (23/4/2022).

Penampakan itu diketahui pertama kali oleh warga setempat bernama Niko Simbolon saat pulang ke rumah usai memanen sawit dari kebun miliknya.

Namun, 40 meter sebelum sampai tiba di rumahnya, ia melihat satu ekor harimau berada di halaman rumahnya sedang memangsa seekor ayam.

Ia langsung menggigil ketakutan melihat langsung dengan mata sendiri bagaimana ayam ternaknya dimakan Datuk Belang.

Dipimpin Kapolsek Pinggir, Kompol Maitertika, dibantu Bhabinkamtibmas dan perangkat desa serta masyarakat langsung meninjau lokasi kejadian munculnya harimau tersebut.

KAPOLSEK Pinggir, Bengkalis, Kompol Maitertika saat patroli bersama warga menyusuri jejak-jejak ditinggalkan Harimau Sumatera.

"Benar saja, kita temukan jejak telapak kaki harimau dan bekas bulu ayam dimangsa harimau tersebut," ungkap Kompol Meitertika.

Bersama masyarakat, Kompol Meitertika menyisir sekitar lokasi diperkirakan hewan belang itu membawa mangsanya. Binatang buas itu ternyata membawa ayam ke arah semak belukar tepat depan warga tersebut.

Kendatipun belum menemukan hewan belang itu, diakui Kompol Meitertika, petugas hingga saat ini masih sabar dan waspada di lokasi.

"Saat ini pun kita masih berada di lokasi dan Alhamdulillah situasi dan kondisi masyarakat terdapat dalam keadaan kondusif," ujarnya.

Selain melakukan penyisiran, tambah Kompol Meitertika. pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak berbuat nekat dan anarkis terhadap satwa tersebut.

"Kepada warga agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melaksanakan kegiatan atau aktifitas di luar rumah, dan mengarahkan masyarakat untuk tidak mengambil tindakan anarkis untuk membunuh. Karena Harimau merupakan hewan satwa yang dilindungi," imbuh Kapolsek Pinggir.

Sebelumnya, hewan satwa ini juga sempat menampakan diri dan masuk ke pemukiman warga, Jumat (22/4/2022) siang.

Kemunculanya diketahui pertama kali oleh warga setempat bernama Gitok saat hendak memuat sawit di Jalan Tanjung Potai Km 68 Dusun 2 Tajung Potai, Desa Tasik Tebing Serai Kecamatan Talang Muandau.

Melihat kejadian tersebut, Gitok merasa takut langsung pulang dan menceritakan kepada pihak desa dan warga setempat. Selanjutnya melaporkan kejadian itu pun dilaporkan ke Kepolisian Sektor Pinggir.