2 Cara Menghilangkan Bau Urine Sapi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Urine sapi adalah limbah utama dalam peternakan sapi, baik di peternakan berskala besar maupun kecil. Limbah ini memiliki manfaat sebagai pupuk organik dan pestisida alami. Tapi sebelum menggunakannya, cara menghilangkan bau urine sapi harus diterapkan.
Dikutip dari Sujana, I Putu. (2023), Cow Urine As an Organic Nutrient Source for Hydroponic Vegetable Production, 549, urine sapi mengandung banyak manfaat salah satunya untuk pertumbuhan tanaman.
Namun, bau menyengat dari urine sapi dapat menjadi masalah jika tidak ditangani dengan baik. Selain mengganggu kenyamanan, bau urine sapi bisa menurunkan kualitas lingkungan di sekitar kandang.
Cara Menghilangkan Bau Urine Sapi
Berikut ini ada cara menghilangkan bau urine sapi yang efektif, bisa diterapkan dengan mudah dan cukup ramah lingkungan.
1. Fermentasi dengan Mikroorganisme Lokal (MOL)
Memanfaatkan mikroorganisme lokal (MOL) adalah metode alami dan efektif untuk menghilangkan bau urine sapi.
Proses fermentasi membantu mengurai senyawa-senyawa penyebab bau, contohnya seperti amonia dan urea menjadi zat yang lebih stabil dan tidak berbau. Langkah-langkahnya yaitu:
Siapkan bahan MOL seperti air dari cucian beras, buah-buahan yang busuk, gula merah, dan air.
Campurkan semua bahan ke dalam drum atau ember tertutup dan fermentasi selama 5–7 hari.
Setelah jadi, tambahkan MOL ke dalam urine sapi dengan perbandingan 1:10.
Diamkan campuran tersebut selama 5–10 hari supaya senyawa bau benar-benar terurai.
Hasil fermentasi ini dapat mengurangi bau, dan bisa dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik dengan kandungan nutrisi yang tinggi bagi tanaman.
2. Menambahkan Bahan Penyerap Bau
Bahan-bahan alami seperti zeolit atau arang aktif mempunyai daya serap tinggi pada senyawa kimia penyebab bau.
Cara ini efektif untuk mengurangi bau secara langsung, terutama di sekitar area kandang atau tempat penampungan urine sapi. Berikut ini langkah-langkahnya:
Taburkan zeolit halus atau arang aktif di area penampungan urine atau langsung di lantai kandang.
Campurkan bahan penyerap bau ke dalam cairan urine, lalu aduk merata.
Ganti bahan penyerap secara rutin agar efektivitasnya tidak berkurang.
Bahan ini membantu menstabilkan pH dan meningkatkan kualitas pupuk saat urine nantinya hendak digunakan sebagai pupuk cair.
Cara menghilangkan bau urine sapi tidak harus dengan bahan kimia. Bau pada urine sapi bisa dikendalikan secara alami dan ramah lingkungan. Selain itu, cara ini bisa meningkatkan kegunaan urine sapi sebagai pupuk organik. (Zen)
Baca Juga: Cara Mengolah Urine Kambing Menjadi Pupuk dengan Efisien
