Konten dari Pengguna

3 Cara Fermentasi Tape Ketan di Rumah

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara fermentasi tanpe ketan.Unsplash/Pille R. Priske
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara fermentasi tanpe ketan.Unsplash/Pille R. Priske

Tape ketan merupakan makanan tradisional khas Indonesia yang memiliki rasa manis, sedikit asam, dan aroma khas hasil fermentasi. Maka dari itu, pecinta kuliner harus tahu cara fermentasi tape ketan di rumah agar dapat menikmati sajian ini kapan saja.

Proses fermentasi yang tepat akan menghasilkan tape dengan tekstur yang lembut dan rasa yang lezat. Dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan,

Dikutip dari laman istanaumkm.pom.go.id, Tape mempunyai tekstur yang lunak dan berair dengan rasa yang manis, asam, dan sedikit bercita rasa alkohol. Kandungan alkohol pada tape yaitu sekitar 3-5 % dengan pH sekitar 4.

3 Cara Fermentasi Tape Ketan di Rumah

Ilustrasi cara fermentasi tape ketan.Unsplash/Inkiipow

Cara fermentasi tape ketan adalah proses di mana beras ketan yang telah dikukus diberi ragi untuk mengubah karbohidrat menjadi alkohol dan gula, menghasilkan rasa manis dan sedikit asam yang khas.

Membuat tape ketan di rumah cukup mudah asalkan mengikuti langkah-langkah fermentasi dengan benar. Proses fermentasi tape ketan dimulai dengan mempersiapkan bahan yang tepat, seperti beras ketan yang berkualitas.

Berikut adalah tiga cara fermentasi tape ketan di rumah.

1. Menggunakan Ragi Tape

Ragi tape adalah kunci utama dalam proses fermentasi. Berikut langkahnya:

  • Cuci bersih 500 gram beras ketan hitam atau putih, lalu rendam selama 6 jam.

  • Kukus ketan hingga matang, lalu dinginkan.

  • Taburkan ragi tape yang telah dihaluskan secara merata pada ketan yang sudah dingin.

  • Masukkan ketan ke dalam wadah tertutup rapat, dan simpan di tempat yang hangat selama 2-3 hari.

2. Mengatur Suhu dan Kelembaban

Aturlah suhu dan kelembapan selama proses fermentasi tape.

  • Suhu dan kelembaban mempengaruhi hasil fermentasi tape.

  • Pastikan suhu ruang fermentasi berkisar antara 25-30°C.

  • Gunakan wadah kaca atau plastik dengan penutup rapat untuk menjaga kelembapan.

  • Jika suhu lingkungan terlalu dingin, bungkus wadah dengan kain tebal untuk menjaga kehangatan.

3. Menggunakan Daun Pisang

Proses fermentasi tape ketan sebaiknya menggunakan daun pisang. Menggunakan daun pisang sebagai pembungkus dapat memberikan aroma khas pada tape.

Setelah ketan diberi ragi, bungkus dalam daun pisang, lalu letakkan dalam wadah.

Simpan di tempat gelap dan hangat selama 48 jam untuk fermentasi maksimal.

Tips Tambahan

Perhatikan tips tambahan berikut ini.

  • Pastikan semua alat dan bahan bersih untuk mencegah tape menjadi basi.

  • Jangan terlalu banyak menggunakan ragi karena bisa membuat tape terlalu asam.

Dengan mengikuti cara fermentasi tape ketan ini, Pembaca bisa menikmati tape ketan yang lezat dan sehat buatan sendiri di rumah! (Arf)

Baca juga: Cara Fermentasi Kotoran Walet yang Baik dan Benar