3 Cara Membuka Kluwek untuk Rawon agar Aman dan Tidak Pahit

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membuka kluwek untuk rawon perlu diperhatikan secara khusus karena kluwek yang tidak dibuka dengan benar bisa menyebabkan rasa pahit bahkan membahayakan kesehatan.
Kluwek atau keluak adalah biji dari buah kepayang yang menjadi bahan utama pewarna hitam alami pada rawon.
Namun, tidak semua biji kluwek aman dikonsumsi, karena sebagian bisa mengandung racun jika tidak melalui proses fermentasi atau pemilihan dengan tepat.
Cara Membuka Kluwek untuk Rawon
Dikutip dari buku Aneka Resep Masakan Nusantara, L. Puspita, 2005:23, pemilihan dan pembukaan kluwek menjadi tahap awal yang penting untuk menjaga cita rasa rawon tetap khas dan aman disantap.
Berikut ini adalah tiga cara membuka kluwek untuk rawon yang perlu dilakukan dengan benar agar bijinya aman digunakan dan tidak menimbulkan rasa pahit pada masakan.
1. Pilih Kluwek yang Tepat
Langkah pertama dari cara membuka kluwek untuk rawon adalah memilih biji yang aman.
Kluwek yang berkualitas ditandai dengan cangkang keras, tidak berjamur, serta terasa berat saat digoyang.
Biji yang terasa ringan biasanya sudah kering di dalam dan berpotensi pahit. Kluwek yang baik akan mengeluarkan aroma khas yang tidak menyengat.
2. Retakkan Cangkang dengan Alat yang Tepat
Setelah memilih biji yang baik, cangkang keras kluwek perlu dipecah secara hati-hati.
Gunakan alat seperti ulekan atau palu kecil agar isi di dalam tidak hancur.
Letakkan biji di atas permukaan keras lalu pukul perlahan hingga retak. Hindari membuka terlalu kuat karena bisa membuat isi kluwek tercampur serpihan kulit dan sulit dibersihkan.
Cara ini membantu menjaga rasa asli kluwek agar tidak tercampur pahit dari bagian luar.
3. Cek Warna dan Aroma Sebelum Digunakan
Langkah akhir dari cara membuka kluwek untuk rawon adalah mengecek warna dan aroma isinya.
Warna yang baik adalah hitam pekat dan teksturnya lembut, tidak keras atau kering.
Jika warnanya keabu-abuan atau baunya menyengat, kluwek tersebut sebaiknya tidak digunakan karena bisa menimbulkan rasa pahit atau berbahaya.
Memahami cara membuka kluwek untuk rawon secara benar sangat penting untuk menghasilkan masakan yang tidak hanya nikmat tetapi juga aman dikonsumsi. Semua tahapan harus dilakukan dengan teliti.
Penjelasan menyeluruh tentang teknik ini menjadi acuan berharga dalam mengolah masakan tradisional khas Indonesia secara tepat dan aman. (Mona)
Baca Juga: 5 Penyebab Rawon Pahit yang Sering Tak Disadari saat Memasak
