5 Penyebab Rawon Pahit yang Sering Tak Disadari saat Memasak

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyebab rawon pahit sering kali menjadi pertanyaan saat hasil masakan tidak sesuai harapan.
Mengutip dari buku Yuk, Mengenal Makanan Nusantara, Ernawati Lilys, (2021), rawon merupakan salah satu masakan khas Jawa Timur yang dikenal dengan kuah hitam pekat dan cita rasa gurih dari kluwek.
Rasa pahit bisa muncul akibat kesalahan dalam mengolah bahan utama seperti kluwek, atau karena proses memasak yang kurang tepat. Memahami faktor-faktor penyebab ini penting agar rawon yang dihasilkan memiliki rasa gurih khas dan tetap lezat saat disajikan.
5 Penyebab Rawon Pahit
Rawon dikenal dengan cita rasa gurih dan khas dari kluwek. Namun, jika tidak hati-hati saat mengolahnya, rasa pahit bisa muncul dan merusak keseluruhan rasa. Berikut beberapa penyebab rawon pahit yang sering tak disadari saat memasak:
1. Pemilihan Kluwek yang Kurang Tepat
Kluwek atau keluak adalah bahan utama yang memberikan warna dan rasa khas pada rawon. Memilih kluwek yang kurang matang atau berkualitas rendah dapat menyebabkan rasa pahit pada masakan.
Kluwek yang baik biasanya memiliki daging berwarna hitam kemerahan dan tidak berbau menyengat. Hindari kluwek yang terlalu muda atau memiliki bau asam karena dapat merusak cita rasa rawon.
2. Tidak Membersihkan Kluwek dengan Benar
Sisa kulit atau getah pada kluwek yang tidak dibersihkan dengan baik dapat menyebabkan rasa pahit pada rawon.
Sebelum digunakan, kluwek sebaiknya dicuci di bawah air mengalir dan direndam dalam air hangat selama 30–60 menit untuk menghilangkan getah dan rasa pahit yang menempel.
3. Menumis Bumbu Terlalu Lama atau dengan Api Besar
Menumis bumbu terlalu lama atau dengan api besar dapat menyebabkan bumbu hangus, yang akan memberikan rasa pahit pada kuah rawon. Disarankan untuk menumis bumbu dengan api kecil hingga matang sempurna tanpa hangus.
4. Menggunakan Takaran Kluwek yang Berlebihan
Penggunaan kluwek dalam jumlah yang berlebihan dapat membuat rasa pahit mendominasi masakan. Untuk satu porsi rawon, cukup gunakan 1–2 butir kluwek berkualitas. Takaran yang tepat akan memberikan rasa yang seimbang dan nikmat.
5. Tidak Menyaring Halusan Kluwek Sebelum Digunakan
Setelah kluwek dihaluskan, sebaiknya disaring terlebih dahulu untuk memisahkan ampas kasar yang bisa memberikan rasa pahit atau tekstur tidak nyaman pada rawon. Langkah sederhana ini dapat meningkatkan kualitas rasa dan tampilan masakan.
Itulah penjelasan mengenai penyebab rawon pahit yang sering tak disadari saat memasak. Dengan memahami penyebabnya, rasa pahit pada rawon bisa dihindari dan cita rasa lezatnya tetap terjaga.
Baca Juga: 3 Penyebab Daging Sapi Keras saat Dimasak dan Cara Memasaknya yang Benar
