3 Cara Menanam Kunyit dalam Pot agar Tumbuh Subur

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kunyit atau curcuma longa adalah jenis rempah dan tanaman herbal. Kunyit banyak digunakan sebagai bumbu dapur dan obat tradisional. Di Indonesia, banyak sekali yang membudidayakan cara menanam kunyit dalam pot karena berbagai fungsinya.
Dikutip dari journal2.unfari.ac.id, kandungan kurkumin pada kunyit dikenal memiliki manfaat antiinflamasi dan antioksidan yang baik untuk kesehatan.
Cara Menanam Kunyit dalam Pot
Cara menanam kunyit dalam pot tidak sulit dan bisa dilakukan di rumah. Berikut adalah beberapa langkah untuk mendapatkan hasil panen kunyit yang melimpah.
1. Pilih Rimpang dan Siapkan Pot
Pilih rimpang kunyit sehat, tua, keras, dan sudah memiliki calon mata tunas. Potong rimpang menjadi beberapa bagian dengan masing-masing minimal satu mata tunas.
Siapkan pot ukuran sedang dengan diameter setidaknya 30 cm dan kedalaman 40 cm. Pastikan pot mempunyai lubang drainase untuk mencegah genangan air yang dapat menyebabkan rimpang membusuk.
Isilah pot dengan campuran tanah yang gembur, kompos, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1. Media tanam yang porous dapat membantu proses perakaran kunyit tumbuh maksimal.
2. Penanaman dan Penyiraman Rutin
Setelah pot dan media tanam siap, tanamlah rimpang kunyit dengan secara horizontal sedalam 5–10 cm dari permukaan tanah. Tunas kunyit harus menghadap ke atas supaya dapat tumbuh optimal. Kemudian tutupi rimpang dengan tanah yang tipis dan siram dengan perlahan.
Siram tanaman kunyit baru setiap 2–3 hari sekali, atau saat media tanam mulai mengering. Jangan menyiram terlalu berlebihan karena kunyit tidak bisa tahan dengan air tergenang. Letakkan pot di tempat yang dapat terkena sinar matahari langsung minimal 4–6 jam per hari.
3. Pemupukan Rutin dan Perawatan
Untuk menjaga kesuburan pertumbuhan kunyit, pupuklah tanaman setiap 3–4 minggu menggunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang. Proses pemupukan ini membantu menambah unsur hara dalam tanah dan mempercepat pembentukan rimpang.
Apabila terdapat gulma yang tumbuh di sekitar pot, segera singkirkan agar tidak mengganggu pertumbuhan kunyit. Kemudian apabila daun mulai menguning, hal ini bisa menjadi tanda kunyit siap panen, biasanya setelah 8–10 bulan sejak penanaman.
Dengan melakukan Cara Menanam Kunyit dalam Pot di atas, setiap orang bisa menikmati berbagai manfaat alami dari kunyit di rumah. (Zen)
Baca Juga: Cara Tanam Kelor dalam Pot Berkebun di Rumah
