Konten dari Pengguna

3 Cara Mengeringkan Udang Rebon agar Tahan Lama dan Tidak Bau Apek

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Mengeringkan Udang Rebon. Pexels/Deane Bayas
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Mengeringkan Udang Rebon. Pexels/Deane Bayas

Cara mengeringkan udang rebon harus dilakukan dengan benar agar tidak mudah busuk dan bebas dari bau apek. Udang rebon merupakan bahan pangan hasil tangkapan laut yang cepat mengalami penurunan mutu jika tidak ditangani secara tepat.

Dikutip dari buku Penanganan dan Pengolahan Hasil Perikanan Tangkap, Yusron S, 2011:76, dijelaskan bahwa proses pengeringan memegang peranan penting dalam memperpanjang umur simpan hasil laut, termasuk udang kecil seperti rebon.

Oleh karena itu, teknik pengeringan yang benar akan menjaga cita rasa, warna, serta aroma udang rebon tetap segar meski disimpan dalam waktu lama.

Cara Mengeringkan Udang Rebon

Ilustrasi Cara Mengeringkan Udang Rebon. Pexels/Coen Crevels

Berikut adalah tiga cara mengeringkan udang rebon agar kualitasnya tetap terjaga, tidak cepat busuk, dan aman disimpan dalam waktu lama.

1. Jemur di Tempat Terbuka dengan Alas Bersih

Cara mengeringkan udang rebon yang pertama adalah dengan menjemurnya langsung di bawah sinar matahari, menggunakan alas bersih seperti tampah bambu atau kain kasa. Proses ini memanfaatkan panas alami untuk mengurangi kadar air dalam udang.

Penjemuran langsung selama 1–2 hari di cuaca cerah mampu menurunkan kadar air hingga di bawah 20%, yang merupakan batas aman penyimpanan bahan pangan kering. Alas yang bersih akan mencegah kontaminasi dari kotoran atau debu selama proses berlangsung.

2. Gunakan Oven atau Alat Pengering Jika Cuaca Tidak Mendukung

Jika cuaca tidak memungkinkan, cara mengeringkan udang rebon bisa dilakukan menggunakan oven bersuhu rendah atau alat pengering.

Pengeringan buatan ini menjaga kualitas udang tetap baik tanpa harus bergantung pada matahari. Suhu ideal berkisar antara 45–50°C dan dilakukan selama beberapa jam tergantung volume udang.

Metode pengeringan buatan cocok digunakan untuk mempertahankan mutu bahan pangan laut tanpa merusak tekstur atau rasa.

3. Simpan di Wadah Kedap Udara Setelah Kering

Setelah proses pengeringan selesai, penting untuk menyimpan udang rebon dalam wadah kedap udara agar tidak kembali menyerap kelembapan dari lingkungan sekitar.

Wadah seperti toples kaca, plastik bersegel, atau kantong vakum sangat disarankan.

Cara mengeringkan udang rebon tidak akan efektif jika penyimpanan dilakukan sembarangan, karena kelembaban dapat menyebabkan jamur dan bau apek.

Cara mengeringkan udang rebon yang tepat dapat mencegah timbulnya bau apek serta menjaga kualitas rasa dan warna.

Mulai dari penjemuran langsung, penggunaan oven, hingga penyimpanan kedap udara, semua langkah perlu dilakukan secara cermat.

Dengan menerapkan teknik yang benar, udang rebon dapat disimpan lebih lama tanpa kehilangan mutu dan tetap layak diolah menjadi berbagai hidangan. (Phonna)

Baca Juga: Cara Membekukan Udang yang Paling Praktis agar Tahan Lama