Konten dari Pengguna

3 Ciri-Ciri Carpet Seed Gagal Tumbuh dan Penyebabnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-ciri carpet seed gagal, foto: unsplash/George Wong
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri carpet seed gagal, foto: unsplash/George Wong

Carpet seed atau biji rumput untuk akuarium adalah elemen penting dalam menciptakan lanskap aquascape yang indah dan tampak alami. Untuk mencegah terjadinya kerugian, penting sekali mengenali ciri-ciri carpet seed gagal tumbuh serta penyebabnya.

Dikutip dari www.indoorecosystem.net, kegagalan yang terjadi saat menanam carpet seed adalah saat benih tidak tumbuh, atau hanya sedikit yang berhasil berkecambah.

Ciri-Ciri Carpet Seed Gagal Tumbuh

Ilustrasi Ciri-ciri carpet seed gagal, foto: unsplash/Indula Chanaka

Berikut adalah ciri-ciri carpet seed gagal tumbuh dan penyebab utamanya.

1. Benih Carpet Seed Tidak Berkecambah Selama 7–10 Hari

Carpet seed yang gagal tumbuh adalah saat benih tidak menunjukkan tanda-tanda berkecambah meski sudah disemai selama 7 hingga 10 hari.

Seharusnya, carpet seed akan mulai menunjukkan tunas-tunas kecilnya dalam kurun waktu 3–7 hari, sesuai jenis tanaman, suhu, dan kelembapan.

Penyebabnya benih gagal berkecambah adalah karena kelembapan tidak terjaga, suhu terlalu rendah atau tinggi, dan benih yang sudah kedaluwarsa.

Selain itu, terlalu banyak menyiram saat metode dry start atau penanaman kering juga dapat mengakibatkan benih busuk sebelum tumbuh.

2. Tumbuh Jamur di Permukaan Media Tanam

Apabila permukaan media tanam terlihat adanya jamur atau lendir putih, ini adalah tanda bahwa kondisi lingkungan terlalu lembap dan tidak steril lagi.

Jamur akan merusak proses pertumbuhan benih, bahkan bisa membuat carpet seed busuk sebelum waktunya berkecambah.

Penyebabnya adalah kondisi lembap berlebihan karena penyemprotan air yang terlalu sering tanpa ventilasi yang cukup. Ini dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dengan cepat. Media tanam yang tidak steril juga dapat mengandung spora jamur sejak awal.

3. Warna Benih Menghitam atau Membusuk

Apabila benih berubah warna menjadi cokelat tua atau menghitam, kemudian berbau tidak sedap, ini pertanda carpet seed sedang mengalami pembusukan.

Biasanya, kondisi ini terjadi karena adanya genangan air atau media terlalu basah. Ini menyebabkan benih tidak mendapatkan oksigen.

Penyebabnya adalah overwatering saat proses penanaman awal. Bisa juga karena penggunaan media yang tidak porous, sehingga akar gagal berkembang dan benih membusuk.

Dengan mengenali ciri-ciri carpet seed gagal tumbuh dan memahami penyebabnya, pemilik akuarium dapat menghindari kesalahan ini dalam proses penanaman. Sehingga dapat meningkatkan peluang carpet seed tumbuh subur dan merata. (Zen)

Baca juga: 5 Penyebab Bunga Kakao Gugur dan Penanganannya