Konten dari Pengguna

4 Jenis Pakan Ayam Pedaging sesuai Umur agar Cepat Besar

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis pakan ayam pedaging sesuai umur. Unsplash/Thomas Iversen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis pakan ayam pedaging sesuai umur. Unsplash/Thomas Iversen

Memilih jenis pakan ayam pedaging sesuai umur sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ayam secara optimal. Setiap fase pertumbuhan membutuhkan kandungan nutrisi yang berbeda, sehingga pemberian pakan tidak bisa disamakan.

Jika pakan diberikan secara asal, ayam bisa tumbuh lambat, mudah terserang penyakit, bahkan gagal panen. Oleh karena itu, peternak perlu memahami tahapan usia ayam dan jenis pakan yang cocok agar hasilnya sesuai harapan.

Jenis Pakan Ayam Pedaging Sesuai Umur yang Tepat untuk Setiap Tahapan

Ilustrasi jenis pakan ayam pedaging sesuai umur. Unsplash/Hans Isaacson

Memahami jenis pakan ayam pedaging sesuai umur akan membantu proses pembesaran ayam berlangsung cepat dan efisien.

Pakan Starter (0–14 hari)

Pada masa ini, ayam membutuhkan protein tinggi dan pakan mudah cerna. Pilih pakan dengan kadar protein sekitar 20–23%. Bentuk crumble atau butiran kecil lebih cocok untuk memudahkan pencernaan ayam yang masih sangat muda.

Hal ini seperti yang tertulis dalam jurnal repository.unisbablitar.ac.id, yang menyebutkan jenis pakan yang direkomendasikan untuk broiler adalah berbentuk crumble atau pellet dengan ukuran partikel yang disesuaikan dengan umur ayam.

Pakan Grower (15–28 hari)

Setelah melewati masa starter, ayam memasuki tahap pertumbuhan cepat. Gunakan pakan dengan protein 19–21% dan energi yang lebih tinggi untuk mendukung pembentukan otot. Pastikan pakan mengandung vitamin dan mineral lengkap.

Pakan Finisher (29 hari hingga panen)

Pada fase ini, ayam siap mencapai bobot maksimal. Berikan pakan dengan kadar protein lebih rendah (18–19%), tapi kandungan energi lebih tinggi agar ayam cepat besar. Bentuk pakan bisa berupa pellet agar mudah dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Selain pakan utama, peternak bisa memberikan tambahan seperti dedak, jagung giling, atau konsentrat. Campuran ini membantu menekan biaya pakan sekaligus menjaga kualitas nutrisi selama pertumbuhan ayam.

Selain jenis pakan utama, pastikan juga kondisi kandang bersih dan air minum selalu tersedia agar ayam tumbuh sehat. Lingkungan yang nyaman dan pemberian pakan yang tepat adalah kombinasi kunci agar ayam cepat besar dan hasil panen lebih menguntungkan.

Mengatur jenis pakan ayam pedaging sesuai umur adalah strategi penting dalam budidaya unggas. Jika pakan diberikan dengan tepat sesuai fase pertumbuhan, ayam bisa tumbuh lebih cepat, sehat, dan siap panen dalam waktu ideal. (Rahma)

Baca juga: 4 Cara Merebus Ayam Merah agar Cepat Empuk dan Tetap Lezat