Konten dari Pengguna

4 Tips agar Alpukat Tidak Hitam setelah Dikupas

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tips agar Alpukat Tidak Hitam setelah Dikupas. Pexels/Towfiqu barbhuiya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tips agar Alpukat Tidak Hitam setelah Dikupas. Pexels/Towfiqu barbhuiya

Alpukat yang baru dikupas sering kali berubah warna menjadi cokelat atau bahkan kehitaman hanya dalam beberapa menit. Hal ini wajar terjadi dan membuat banyak orang mencari tips agar alpukat tidak hitam setelah dikupas.

Menurut healthline.com, daging alpukat mengandung fenol dan enzim polifenol oksidase. Saat terkena udara, enzim ini mengubah fenol menjadi melanin, yakni pigmen gelap yang menyebabkan efek browning (pencokelatan).

Tips agar Alpukat Tidak Hitam setelah Dikupas

Ilustrasi Tips agar Alpukat Tidak Hitam setelah Dikupas. Pexels/Towfiqu barbhuiya

Meskipun browning tidak bisa dihindari begitu alpukat dipotong, ada beberapa cara untuk memperlambat reaksi tersebut. Dikutip dari healthline.com dan marthastewart.com, berikut adalah tips agar alpukat tidak hitam setelah dikupas:

1. Teteskan Air Lemon atau Jeruk Nipis

Alpukat yang telah dipotong mudah berubah warna karena enzim polifenol oksidase (PPO) aktif di pH netral. Oleh karena itu, menurunkan pH dengan meneteskan perasan lemon atau jeruk nipis dapat memperlambat pencokelatan.

Keasaman serta kandungan antioksidan pada air buah tersebut menghambat kerja enzim PPO. Setelah ditetes, oleskan perasan jeruk secara tipis dan merata pada permukaan daging buah, lalu simpan alpukat di wadah tertutup.

2. Oleskan Sedikit Minyak Zaitun

Selain keasaman, permukaan alpukat yang terbuka juga rentan teroksidasi karena kontak langsung dengan udara. Maka, menciptakan penghalang fisik dengan minyak zaitun bisa jadi cara efektif untuk menutup akses oksigen.

Pada tip ini, zaitun dipilih karena bersifat hidrofobik dan kaya senyawa antioksidan alami. Cukup dengan mengoleskan minyak ini secara tipis ke permukaan daging alpukat, reaksi pencokelatan pun dapat melambat alami.

3. Simpan Bersama Potongan Bawang Merah

Alpukat juga bisa bertahan lebih lama jika disimpan bersama potongan bawang merah. Hal ini terjadi karena bawang mengandung senyawa sulfur yang mampu memperlambat reaksi pencokelatan akibat aktivitas enzim PPO.

Senyawa sulfur tersebut bekerja sebagai agen penghambat oksidasi dengan menciptakan atmosfer pelindung. Caranya adalah dengan meletakkan irisan bawang di wadah tertutup bersama alpukat, tanpa perlu menempel satu sama lain.

4. Bungkus Rapat dengan Plastik Food Wrap

Sebagaimana yang telah disinggung, permukaan daging alpukat akan cepat menghitam apabila langsung terkena udara. Oleh karena itu, membungkus alpukat dengan plastik food wrap menjadi alternatif ampuh untuk mencegahnya.

Plastik jenis ini dipilih karena berbahan ramah makanan, lentur, dan mampu menempel erat ke permukaan buah. Saat dibungkuskan langsung ke daging alpukat, udara penyebab oksidasi dan browning pun akan terhalangi.

Itulah beberapa tips agar alpukat tidak hitam setelah dikupas. Meski cara-cara tersebut efektif memperlambat pencokelatan, sebaiknya segeralah konsumsi alpukat dalam jangka 3 sampai 4 hari setelah dipotong. (Nida)

Baca Juga: 5 Cara Menyimpan Tempe di Kulkas agar Awet dan Tidak Mudah Busuk