6 Cara Merawat Tanduk Domba Garut dari Kecil yang Efektif

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Konten dari Pengguna
24 Februari 2024 23:28 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi cara merawat tanduk domba garut dari kecil. Sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara merawat tanduk domba garut dari kecil. Sumber: pixabay
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Tanduk domba Garut dari kecil membutuhkan perawatan khusus. Oleh karena itu, cara merawat tanduk domba garut dari kecil yang efektif perlu diketahui.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Cara Memelihara Kambing dan Domba karya Yusnu Iman Nurhakim, perawatan khusus tanduk domba garut dari kecil disebut pembutrikan.
Pada artikel ini, akan menjelaskan perawatan khusus tanduk domba garut dari kecil yang efektif.

Cara Merawat Tanduk Domba Garut dari Kecil

Ilustrasi cara merawat tanduk domba garut dari kecil. Sumber: pixabay
Pembutrikan adalah aktivitas pemotongan bulu yang ada pada sekitaer tanduk domba kecil yang dilakukan supaya pertumbuhan tanduk bisa lebih cepat serta tumbuh dengan optimal.
Pembutrikan juga dilakukan untuk menghindari tanduk dari penyakit kuris yang bisa mengakibatkan tanduk domba Garut menjadi keropos.
Untuk kalangan pecinta domba Garut, pembutrikan menjadi kegiatan wajib dalam perawatan tanduk. Berikut ini adalah cara pembutrikan tanduk anakan domba garut.

1. Mempersiapkan Alat

Alat yang perlu dipersiapkan dalam pembutrikan yaitu gunting yang melengkung ke atas. Biasanya jenis gunting ini digunakan oleh para penjahit dan sering disebut dengan sebutan gunting obras.
ADVERTISEMENT

2. Ikat Domba di Tiang Khusus

Tempatkan domba pada tiang khusus supaya ketika dilakukan pembutrikan domba mudah untuk dikendalikan. Apabila domba meronta pun tidak perlu dikhawatirkan domba akan lepas karena dengan tiang ini kepala domba menjadi terkunci.

3. Pemotongan Bulu Tanduk Domba

Lakukan pemotongan bulu di sekitar tanduk domba Garut hingga benar-benar tipis.
Saat dilakukan pembutrikan, sebaiknya pegang tanduknya supaya ketika domba meronta masih dapat dikendalikan. Pastikan bulu pada sekililing pangkal tanduk terpotong dengan baik dan rapi.

4. Pengompresan Tanduk Domba

Setelah pemotongan bulu selesai, lakukan pembersihan sisa pembutrikan sekaligus mengompres tanduk domba dengan air hangat. Gosok tanduk dan kulit disekitar tanduk domba sampai bersih.
Lalu alirkan air hangat ke pangkal tanduk area pembutrikan. Hentikan pengompresan ketika pangkal tanduk yang menempel di kepala terasa sudah empuk, atau saat kulit di sekitar tanduk mulai memerah.
ADVERTISEMENT

5. Penjemuran

Tahap selanjutnya yaitu lakukanlah penjemuran sampai tanduk domba mengering. Penjemuran sangat bermanfaat bagi keseluruhan tubuh domba karena sinar matahari mengandung vitamin D yang baik untuk kesehatan domba.

6. Pengolesan Minyak

Setelah tanduk domba benar-benar kering, oleskan tanduk domba dengan minyak yang terbuat dari lemak ayam atau mentega. Fungsi pengolesan minyak ini supaya tanduk domba Garut menjadi lembab serta kuat.
Pengolesan minyak ini juga akan membuat penampilan domba menjadi semakin menawan karena tanduknya terlihat mengkilap.
Demikian penjelasan mengenai perawatan khusus tanduk domba Garut dari kecil yang efektif. (ARH)