Konten dari Pengguna

Cara Memarut Agar-Agar supaya Halus dan Tidak Hancur

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara memarut agar - agar/Unsplash/Roberta Sant'Anna
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara memarut agar - agar/Unsplash/Roberta Sant'Anna

Cara memarut agar-agar supaya halus dan tidak hancur penting dipahami, terutama saat digunakan sebagai topping minuman, campuran es buah, atau bahan dessert lainnya.

Agar-agar yang diparut dengan rapi akan membuat sajian tampak lebih menarik dan memberikan tekstur yang lembut saat disantap. Namun, jika salah teknik, agar-agar bisa mudah hancur dan justru merusak tampilan hidangan.

Cara Memarut Agar-Agar

Ilustrasi cara memarut agar - agar/Unsplah/Tracey Parish

Cara memarut agar-agar yang benar tidak membutuhkan peralatan khusus, cukup dengan peralatan dapur biasa dan ketelitian dalam prosesnya.

Dikutip dari laman cybex.pertanian.go.id, salah satu kunci pengolahan bahan makanan berbasis gelatin atau agar adalah pengendalian suhu dan kelembapan saat proses persiapan.

Hal ini juga berlaku saat memarut agar-agar agar hasilnya tetap rapi dan tidak lengket. Berikut langkah-langkah cara memarut agar-agar agar halus dan tidak hancur:

1. Gunakan agar-agar yang sudah dingin dan padat

Pastikan agar-agar sudah mengeras sempurna. Simpan di kulkas selama minimal 1 jam agar lebih padat dan tidak lembek saat diparut.

2. Gunakan parutan berlubang kecil

Pilih jenis parutan dengan lubang kecil agar hasilnya lebih halus. Hindari parutan besar karena bisa membuat agar mudah sobek atau hancur.

3. Parut dengan gerakan pelan dan satu arah

Parut agar-agar secara perlahan dari atas ke bawah tanpa tekanan berlebihan. Gerakan satu arah mencegah agar-agar hancur atau menempel di parutan.

4. Bilas parutan dengan air dingin sebelum digunakan

Membilas parutan dengan air dingin bisa mencegah agar-agar lengket dan memudahkan proses pemarutan.

5. Gunakan alas datar dan bersih saat memarut

Letakkan agar-agar di atas talenan atau wadah datar untuk menjaga bentuknya tetap utuh selama proses pemarutan.

6. Simpan hasil parutan dengan benar

Setelah diparut, simpan agar-agar dalam wadah tertutup dan dingin untuk menjaga tekstur dan kesegarannya. Hindari menyimpan dalam suhu ruang terlalu lama agar tidak mudah mencair.

Dengan mengikuti cara memarut agar-agar ini, hasil parutan akan lebih halus, rapi, dan tetap utuh. Teknik ini cocok diterapkan untuk berbagai resep minuman dingin maupun makanan penutup, sehingga tampilan dan tekstur makanan semakin menggugah selera.

Agar-agar parut juga bisa dikreasikan dengan tambahan sirup, buah, atau bahan pelengkap lainnya sesuai selera. (Ffh)

Baca juga: Ciri-Ciri Cendol Basi yang Penting untuk Diketahui