Konten dari Pengguna

Cara Mengolah Bekatul untuk Pakan Ayam yang Efektif

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengolah bekatul untuk pakan ayam. Pixabay/Wuzefe.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengolah bekatul untuk pakan ayam. Pixabay/Wuzefe.

Untuk memenuhi kebutuhan pakan yang murah dan berkualitas, para peternak ayam perlu mengetahui cara mengolah bekatul untuk pakan ayam yang efektif.

Mengutip dari sendimas.ukdw.ac.id, bekatul merupakan hasil sisa penggilingan padi yang sering digunakan sebagai bahan utama pembuatan ransum ternak.

Kandungan gizi pada bekatul seperti karbohidrat dan protein cocok untuk pertumbuhan ayam. Namun, bekatul mentah bisa mengandung antinutrisi seperti asam fitat yang dapat mengganggu penyerapan nutrisi jika tidak diolah dengan benar.

Cara Mengolah Bekatul untuk Pakan Ayam

Ilustrasi cara mengolah bekatul untuk pakan ayam. Pixabay/Tama66.

Mengetahui cara mengolah bekatul untuk pakan ayam yang tepat dapat meningkatkan kandungan nutrisi di dalamnya. Beberapa cara yang sering digunakan untuk mengolah bekatul antara lain:

1. Fermentasi

Fermentasi adalah metode yang efektif untuk meningkatkan nilai gizi bekatul. Proses ini membantu mengurangi antinutrisi dan meningkatkan ketersediaan nutrisi yang lebih mudah dicerna oleh ayam.

Langkah-langkah fermentasi bekatul dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Siapkan 10 kg bekatul, 3 liter air, dan 100 gram probiotik (EM4).

  • Campurkan probiotik ke dalam air, lalu aduk hingga merata.

  • Tuangkan campuran tersebut ke bekatul secara perlahan sambil terus diaduk hingga kelembapannya cukup.

  • Simpan campuran bekatul di dalam wadah tertutup selama 2–3 hari di tempat teduh. Pastikan wadah kedap udara untuk mencegah kontaminasi.

Setelah 3 hari, fermentasi selesai dan bekatul siap digunakan sebagai pakan ayam.

2. Penyangraian

Jika tidak ingin menggunakan fermentasi, bekatul juga bisa diolah dengan cara disangrai. Proses ini membantu meningkatkan daya simpan bekatul dan menghilangkan bau apek.

Penyangraian dapat dilakukan dengan memanaskan wajan tanpa minyak di atas api sedang. Kemudian masukkan bekatul dan aduk secara terus-menerus selama 10–15 menit hingga tercium aroma harum.

Setelah itu, angkat bekatul dan biarkan dingin sebelum disimpan atau digunakan. Penyangraian ini dapat membuat bekatul menjadi lebih tahan lama.

3. Campuran dengan bahan lain

Untuk meningkatkan kualitas pakan, campurkan bekatul dengan bahan-bahan bergizi lainnya seperti dedak, jagung halus, atau tepung ikan. Campuran ini membantu memberikan nutrisi yang lebih seimbang untuk ayam.

Gunakan perbandingan 60% bekatul, 20% dedak, 10% jagung halus, dan 10% tepung ikan. Setelah itu, campurkan semua bahan hingga merata sebelum diberikan kepada ayam.

Demikian cara mengolah bekatul untuk pakan ayam yang efektif untuk memaksimalkan potensi bekatul sekaligus mengurangi biaya pakan. Selamat mencoba! (rudin)

Baca Juga: 5 Manfaat Bekatul untuk Ayam, Pakan Alternatif Bernutrisi Tinggi