Cara Mengukus Kelapa Parut agar Tidak Berubah Warna dengan Cepat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengukus kelapa parut merupakan salah satu cara yang umum dilakukan agar kelapa tetap segar dan menghasilkan santan yang berkualitas. Namun, cara mengukus kelapa parut agar tidak berubah warna harus tetap diperhatikan.
Mengutip Buku Cipta Resep Berbasis Pangan Lokal, Tim Boga FT UNY, (2017: 95), Kelapa parut merupakan sumber lemak jenuh rantai medium yang menyeharkan, juga mengandung protein tinggi.
Cara Mengukus Kelapa Parut agar Tidak Berubah Warna
Perubahan warna pada kelapa parut biasanya disebabkan oleh proses oksidasi atau suhu pengukusan yang terlalu tinggi. Berikut adalah cara mengukus kelapa parut agar tidak berubah warna dengan cepat.
1. Pilih Kelapa yang Segar
Pastikan kelapa yang digunakan masih segar dan tidak berbau asam atau tengik. Kelapa yang terlalu tua atau sudah lama dikupas cenderung cepat berubah warna karena proses oksidasi di suhu ruangan.
2. Parut Kelapa Saat Akan Dikukus
Segera setelah dikupas dan dibersihkan, parut kelapa menggunakan parutan halus. Jangan biarkan kelapa parut terlalu lama terkena udara karena bisa menyebabkan oksidasi yang membuat warnanya menguning.
3. Panaskan Air Hingga Mendidih
Isi kukusan dengan air secukupnya dan panaskan hingga air benar-benar mendidih dan menghasilkan uap. Jangan meletakkan kelapa sebelum kukusan benar-benar panas, karena uap yang belum stabil bisa menyebabkan kelapa menjadi lembap.
4. Kukus Kelapa Parut
Gunakan daun pisang atau kain tipis bersih sebagai alas di atas saringan kukusan agar kelapa tidak bersentuhan langsung dengan logam, yang bisa mempercepat reaksi kimia yang mengubah warna.
Letakkan kelapa parut di atas alas tersebut, ratakan, dan kukus selama sekitar 5–10 menit. Jangan terlalu lama mengukus karena suhu tinggi yang berlebihan justru bisa membuat kelapa menguning.
Hindari menggunakan kukusan dari bahan besi atau aluminium yang mudah bereaksi dengan cairan kelapa; lebih baik gunakan stainless steel. Jika ingin hasil lebih tahan lama, kukus dalam porsi kecil agar bisa digunakan sekali pakai.
5. Angkat dan Dinginkan
Biarkan kelapa diam di kukusan agar uap merata dan tidak membuat teksturnya rusak. Mengaduk saat mengukus bisa menyebabkan pemanasan tidak merata. Setelah cukup waktu, segera angkat kelapa dan biarkan dingin dalam suhu ruang.
Demikianlah cara mengukus kelapa parut agar tidak berubah warna. Dengan teknik yang tepat, kelapa parut bisa tetap cerah, segar, dan siap digunakan untuk berbagai kebutuhan dapur, mulai dari membuat kue tradisional hingga masakan berat. (Nab)
Baca Juga: Cara Mengentalkan Santan untuk Aneka Resep Makanan dan Minuman
