Konten dari Pengguna

Cara Menjemur Bawang Merah dengan Tepat

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menjemur Bawang Merah dengan Tepat, Unsplash/Thomas Martinsen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menjemur Bawang Merah dengan Tepat, Unsplash/Thomas Martinsen

Cara menjemur bawang merah menjadi tahap krusial untuk memastikan bawang tahan lama dan tetap segar saat disimpan. Penjemuran bertujuan menghilangkan kelembapan berlebih yang dapat menyebabkan bawang cepat busuk atau berjamur.

Dengan menjemur bawang merah di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara baik, kualitas bawang tetap terjaga tanpa mengurangi aroma dan rasanya. Proses ini menjadi bagian penting dalam menjaga bawang merah agar siap digunakan sebagai bumbu masakan apa saja.

Cara Menjemur Bawang Merah

Ilustrasi Cara Menjemur Bawang Merah, Unsplash/Paul Magdas

Mengutip buku Petunjuk Praktis Menanam Bawang Merah, Neni Suhaeni, (2023), penjemuran bawang merah setelah panen membantu mengurangi kadar air dan menjaga ketahanan selama penyimpanan. Berikut ini cara menjemur bawang merah dengan tepat.

1. Jemur Bersama Daun atau Tanpa Dicuci

Bawang merah sebaiknya dijemur bersama daunnya dan tidak dicuci terlebih dahulu. Daun yang masih melekat akan membantu sirkulasi udara dan memperlambat pembusukan.

Pencucian sebelum penjemuran justru meningkatkan kadar air dan mempercepat pembusukan. Gunakan bawang yang sudah matang panen dan tidak memar.

2. Letakkan di Tempat Terbuka dengan Sinar Matahari Penuh

Tempat penjemuran ideal adalah area terbuka yang mendapatkan sinar matahari langsung dan tidak lembap. Bisa menggunakan para-para, tikar, atau rak bambu agar sirkulasi udara berjalan baik.

Penjemuran sebaiknya dilakukan selama 5–7 hari tergantung intensitas matahari. Hindari menjemur di atas tanah karena meningkatkan risiko kontaminasi.

3. Jangan Menumpuk Terlalu Tebal

Tebarkan bawang merah setipis mungkin agar semua bagian terkena sinar matahari secara merata. Tumpukan yang terlalu tebal menyebabkan bawang tidak kering sempurna dan mudah membusuk.

Balik bawang secara berkala agar pengeringan merata. Proses ini membantu kulit bawang cepat mengering dan tidak lembek.

4. Pindahkan ke Tempat Sejuk Setelah Kering

Setelah kering ditandai dengan kulit luar yang keras dan batang yang mengering, pindahkan ke tempat teduh yang kering dan berventilasi baik.

Simpan di tempat yang tidak lembap agar bawang tidak kembali menyerap air. Bawang yang sudah kering bisa disimpan selama berbulan-bulan tanpa kehilangan kualitas. Hindari tempat penyimpanan yang tertutup rapat tanpa ventilasi.

Itulah penjelasan mengenai cara menjemur bawang merah dengan tepat. Penjemuran yang tepat membuat bawang merah tetap segar dan tahan lama untuk keperluan masakan sehari-hari.

Baca Juga: Cara Menjemur Gabah yang Benar agar Cepat Kering