Konten dari Pengguna

Cara Menjemur Kopi yang Baik agar Kualitasnya Terjaga

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menjemur Kopi yang Baik agar Kualitasnya Terjaga, Unsplash/Mark Daynes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menjemur Kopi yang Baik agar Kualitasnya Terjaga, Unsplash/Mark Daynes

Cara menjemur kopi merupakan tahap penting dalam proses pascapanen yang menentukan kualitas cita rasa biji kopi. Penjemuran yang tepat membantu mengurangi kadar air secara perlahan, sehingga biji kopi tidak mudah berjamur atau rusak.

Proses ini biasanya dilakukan di bawah sinar matahari langsung, dengan biji kopi yang dibalik secara berkala agar kering merata. Jika dilakukan dengan baik, hasil akhir biji kopi akan lebih awet dan memiliki karakter rasa yang optimal saat diseduh.

Cara Menjemur Kopi yang Baik

Ilustrasi Cara Menjemur Kopi yang Baik, Unsplash/Anastasiia Chepinska

Mengutip dari Teknologi Pengolahan Kopi Terkini, Asmak Afriliana, (2018), penjemuran kopi yang tepat penting untuk menjaga kualitas biji, mencegah jamur, dan mempertahankan cita rasa aslinya. Berikut adalah cara menjemur kopi yang baik agar kualitasnya terjaga.

1. Gunakan Alas Jemur yang Bersih dan Aman

Jemurlah kopi di atas terpal, para-para, atau lantai semen yang bersih dan tidak berpori. Hindari menjemur langsung di atas tanah karena bisa menyebabkan kontaminasi mikroorganisme dan bau tidak sedap.

Alas jemur yang kotor juga dapat menurunkan kualitas fisik biji kopi. Pastikan lokasi penjemuran mendapat cukup sinar matahari dan sirkulasi udara.

2. Sebar Biji Kopi dengan Ketebalan Merata

Tebarkan biji kopi dengan ketebalan sekitar 2–3 cm agar sinar matahari dapat menjangkau seluruh permukaan. Ketebalan yang terlalu tinggi akan memperlambat pengeringan dan meningkatkan risiko jamur.

Aduk atau balik kopi setiap 2–3 jam agar kering merata. Proses ini juga mencegah fermentasi yang tidak diinginkan.

3. Jemur di Tempat Terbuka dan Kering

Lakukan penjemuran di tempat yang terkena sinar matahari langsung selama 7–14 hari, tergantung cuaca dan metode pengolahan. Hindari menjemur saat hujan atau menyimpan biji kopi lembap semalaman.

Gunakan penutup seperti terpal saat cuaca buruk atau malam hari. Kondisi ini mencegah biji menyerap kembali kelembapan.

4. Pantau Kadar Air Secara Rutin

Gunakan moisture meter untuk memastikan kadar air biji kopi sudah mencapai 11–12%. Biji kopi yang terlalu basah akan mudah berjamur saat disimpan.

Sementara itu, biji yang terlalu kering bisa rapuh dan kehilangan rasa. Pemeriksaan rutin penting untuk menjaga mutu biji tetap stabil.

5. Simpan Kopi Kering di Tempat yang Tepat

Setelah benar-benar kering, simpan kopi di dalam karung goni atau wadah kedap udara. Letakkan di tempat yang sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Penyimpanan yang baik mencegah kontaminasi dan menjaga rasa tetap utuh. Kopi yang terjaga kualitasnya akan menghasilkan seduhan dengan cita rasa maksimal.

Itulah penjelasan mengenai cara menjemur kopi yang baik agar kualitasnya terjaga. Menjemur kopi dengan cara yang tepat membantu menjaga kualitas, aroma, dan rasa biji kopi tetap optimal.

Baca Juga: 3 Cara Menjemur Vanili yang Benar agar Tetap Harum dan Awet