Cara Ternak Burung Murai bagi Pemula agar Berhasil

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi pecinta burung, pasti sudah tidak asing lagi mendengar istilah burung murai. Burung asal Asia ini cukup populer dan digemari oleh para pecinta burung Indonesia.
Jika kamu ingin memulai bisnis, namun masih bingung ingin berbisnis apa, kamu bisa melakukan bisnis ternak burung murai, lho. Jika tertarik, simak artikel kali ini yang membahas cara ternak burung murai bagi pemula agar berhasil dan mendapat untung.
Cara Ternak Burung Murai bagi Pemula
Burung murai, salah satu burung pemakan serangga yang sangat populer di Indonesia. Burung ini mudah kamu temukan di hutan tropis Asia atau Afrika.
Murai termasuk burung mahal, namun tetap saja diminati oleh pecinta burung. Hal ini dikarenakan burung murai mempunyai kicauan yang indah dan nyaring. Saat perlombaan, murai termasuk burung yang ditakuti.
Dikutip dari situs Vedantu, burung murai mempunyai tubuh berukuran kecil hingga sedang. Panjang tubuhnya bisa mencapai hingga 16-18 inci dan berat sekitar 7 hingga 9 ons.
Tinggal di berbagai habitat termasuk padang rumput, hutan, lahan pertanian, dan di taman perkotaan. Musuh alami murai adalah kucing, anjing, dan burung pemangsa seperti goshawk.
Nah, jika sudah mengetahui sekilas tentang murai, mari langsung saja kita bahas bagaimana cara ternak murai bagi pemula.
1. Persiapkan Kandang
Langkah pertama adalah menyiapkan kandang. Buatlah kandang dengan ukuran sedang. Jangan terlalu besar, karena akan membuat murai banyak terbang dan tidak fokus untuk bereproduksi. Juga jangan terlalu kecil, karena akan membuat murai stress dan menghambat reproduksi.
Jangan lupa untuk memperhatikan lokhasi kandang. Jangan taruh kandang di tempat yang ramai dan bising, karena akan membuat murai stress. Kandang mempunyai peran penting dalam ternak murai. Jadi, pastikan kamu benar-benar membuat kandang yang sesuai.
2. Pilih Induk Berkualitas
Langkah terpenting untuk mendapatkan hasil yang berkualitas adalah memilih induk yang bagus pula. Pilihlah burung murai yang mempunyai kicauan nyaring, tidak sakit, dan tidak cacat.
3. Perawatan Kandang
Selanjutnya, jangan lupa untuk membersihkan kandang burung murai setiap hari. Pastikan juga tempat pakan dan minum selalu diganti setiap pagi.
Setidaknya, bersihkan kandang secara menyeluruh setiap 1 minggu sekali. Hal ini bertujuan untuk menghindari penyakit dan stress yang akan menyerang burung murai.
4. Memberi Pakan
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, burung murai adalah pemakan serangga. Jadi, jika ingin burung murai-mu cepat tumbuh, berilah serangga, seperti semut atau ulat. Burung murai juga menyukai kroto atau telur semut dan jangkring.
Burung murai sangat suka minum, jadi jangan lupa untuk memberikannya setiap saat. Kurang lebih 4-5 kali perhari. Jika mereka sudah merasa nyaman dan merasa nutrisi terpenuhi, mereka akan cepat bereproduksi dan tumbuh.
Nah, itu dia cara ternak burung murai untuk pemula. Semoga bermanfaat, ya! (RAF)
