Ciri-Ciri Starter Sourdough Mati yang Harus diketahui Pencinta Roti

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Starter Sourdough merupakan salah satu bahan yang wajib untuk membuat roti. Untuk itu, ciri-ciri starter sourdough mati harus diketahui agar roti yang dibuat dengan hasil sempurna.
Starter sourdough adalah ragi alami yang mengandung bakteri Lactobacilli yang membuat roti mekar karena memproduksi CO2.
Sebelum adanya ragi instan, ternyata starter sourdough ini digunakan untuk membuat roti sebagai ragi alami yang membuat roti mengembang.
Cara Membuat Starter Sourdough
Berdasarkan buku TEKNOLOGI FROZENDOUGH DAN SOURDOUGH, Desiana Nuriza dkk, (2020:24-25), pembuatan sourdough dibuat dari ragi biang cairan ragi hasil pembuatan ragi alami.
Tujuan pembuatan ragi biang adalah untuk membuat ragi alami lebih kuat dan lebih murni. Ragi biang yang sehat didapatkan setelah menambahkan air dan tepung beberapa kali.
Tahap pertama adalah pembuatan ragi A (hari ke 1) dengan cara mencampur cairan ragi alami dari apel dan 100 gr tepung terigu protein tinggi kemudian ditutup dan diamkan selama 18-24 jam pada suhu ruang.
Setelah adonan ragi A mengembang 2x lipat, maka lanjut ke tahap berikutnya, yaitu membuat ragi.
Ragi B (hari ke 2) dibuat dengan cara mencampur ragi A, air, tepung terigu, dan garam. Kemudian ditutup dan diamkan selama 12 jam pada suhu ruang. Setelah adonan Ragi B mengembang 2x lipat, maka bisa lanjut ke tahap berikutnya, yaitu membuat ragi C.
Ragi C (hari ke 3) dibuat dengan cara mencampur Ragi B, air, tepung terigu dan garam. Kemudian ditutup dan diamkan selama 6-8 jam pada suhu ruang.
Setelah adonan Ragi C mengembang 2x lipat atau bahkan lebih dari 2x lipat, maka Ragi C sudah siap digunakan. Ragi C ini memiliki sifat yang lebih aktif dibanding dengan ragi B.
Salah satu cara untuk mengetes apakah ragi C sudah siap untuk digunakan dapat menggunakan cara dengan tes apung ragi C pada air. Jika ragi C sudah mengapung, ragi tersebut sudah siap digunakan untuk membuat roti.
Ciri-Ciri Starter Sourdough Mati
Berikut adalah ciri-ciri starter sourdough mati sehingga memerlukan perawatan ekstra untuk menghidupkannya kembali, menurut situs livingbreadbaker.com.
Memiliki lapisan alkohol bening (disebut “hooch”) di atas starter.
Baunya seperti penghapus cat kuku.
Lambat dan tidak berkembang dengan baik atau tidak berkembang sama sekali.
Ingat kapan starter sourdough perlu dibuang? Untuk mengetahui indikasi bahwa starter perlu diganti.
Itulah ciri-ciri starter sourdough mati dan cara pembuatan starter sourdough yang perlu diketahui para pecinta roti. (Diah)
Baca juga: Cara Merawat Starter Sourdough agar Tetap Optimal
