Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Telur Kenari yang Ngisi untuk Pemula

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri - ciri telur kenari yang ngisi/Unsplash/Patrícia Nicoloso
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri - ciri telur kenari yang ngisi/Unsplash/Patrícia Nicoloso

Ciri-ciri telur kenari yang ngisi bisa dikenali bahkan oleh pemula sekalipun. Biasanya, ciri-ciri ini muncul sejak hari ke-4 hingga ke-7 masa pengeraman.

Umumnya, ciri-ciri tersebut melibatkan perubahan visual dan perilaku indukan. Teknik sederhana seperti penyenteran atau candling juga bisa digunakan untuk mengenalinya.

Pemahaman ini penting diketahui untuk meningkatkan keberhasilan beternak kenari.

Ciri-Ciri Telur Kenari yang Ngisi

Ilustrasi ciri - ciri telur kenari yang ngisi/Unsplash/Mayara Gleyce

Ciri-ciri telur kenari yang ngisi penting diketahui bagi para pecinta burung kenari, terutama yang baru mulai beternak, mengetahui ciri-ciri telur kenari yang ngisi adalah hal penting.

Telur kenari yang "ngisi" artinya sudah dibuahi dan berpotensi menetas menjadi anakan kenari. Sebaliknya, telur kosong tidak akan menetas meski dierami dalam waktu lama.

Dikutip dari laman fapet.ipb.ac.id, pemahaman mengenai fertilitas telur sangat penting dalam meningkatkan efisiensi reproduksi unggas, termasuk kenari. Berikut merupakan ciri-ciri telur kenari yang ngisi.

1. Umur Telur Saat Dicek

Langkah pertama dalam mengecek isi telur adalah mengetahui umur telur. Biasanya, pengecekan dilakukan setelah 4–7 hari dari masa pengeraman oleh indukan. Jika dilakukan terlalu dini, hasilnya belum akurat, dan jika terlambat, bisa berisiko mengganggu embrio.

2. Menggunakan Senter atau Candling

Metode paling umum untuk mengetahui apakah telur kenari ngisi adalah dengan teknik candling atau menyenter telur. Berikut cara melakukan teknik candling.

  • Gunakan senter kecil atau alat khusus candling.

  • Lakukan pengecekan di ruangan gelap agar cahaya terlihat jelas.

  • Dekatkan cahaya ke bagian bawah atau samping telur.

Ciri-ciri telur kenari yang ngisi:

  • Terdapat urat-urat darah yang menyebar dari tengah telur.

  • Ada bayangan gelap di dalam telur yang menandakan embrio sedang berkembang.

  • Telur tampak tidak transparan secara keseluruhan.

Ciri-ciri telur kenari yang kosong:

  • Telur terlihat bening atau tembus cahaya.

  • Tidak ada urat darah atau bayangan embrio.

  • Warna telur terlihat seragam, tanpa tanda kehidupan di dalamnya.

3. Warna dan Bentuk Telur

Telur kenari yang subur biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Berbentuk oval sempurna, tidak lonjong atau terlalu bulat.

  • Warna cangkang seragam, tidak terlalu pucat atau belang-belang.

  • Tidak ada retakan atau cacat pada permukaan telur.

Meskipun tidak selalu mutlak, telur yang cacat bentuk atau warnanya tidak normal sering kali tidak berisi atau gagal berkembang.

Mengetahui ciri-ciri telur kenari yang ngisi sangat penting untuk memastikan keberhasilan dalam beternak kenari.

Dengan teknik sederhana seperti candling dan pengamatan perilaku indukan, bahkan pemula sekalipun bisa menentukan apakah telur tersebut berpotensi menetas atau tidak. (Ffh)

Baca juga: 5 Penyebab Telur Kenari Gagal Menetas beserta Pencegahannya