Konten dari Pengguna

Tata Cara Merawat Pohon Rambutan yang Benar agar Selalu Sehat

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara merawat pohon rambutan. Unsplash/Anil Xavier
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara merawat pohon rambutan. Unsplash/Anil Xavier

Pohon rambutan merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat tumbuh subur di daerah panas atau beriklim tropis, misalnya negara Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Ketahui tata cara menanam pohon rambutan dengan baik agar selalu sehat dan berbuah banyak.

Tanaman dengan nama ilmiah Nephelium lappaceum L. ini dapat ditanam di pekarangan rumah atau lahan luas lainnya. Dedaunan dari pohon ini selalu berwarna hijau setiap tahun jika dirawat dengan cara yang benar dan berada di suhu hangat (rata-rata 25 derajar celcius).

Tata Cara Merawat Pohon Rambutan yang Benar

Ilustrasi cara merawat pohon rambutan yang benar. Unsplash/Kawê Rodrigues

Berikut adalah tata cara merawat pohon rambutan yang benar untuk para petani pemula atau pecinta tanaman yang sedang menanam pohon rambutan wajib mengetahuinya.

1. Penyiraman Rutin

Menyiram tanaman seacara turin perlu dilakukan untuk memperoleh rambutan yang sehat dan lebat. Siram pohon rambutan dengan air secara rutin untuk membantu pertumbuhannya setidaknya sekali dalam sehari. Lakukan pada sore hari.

Selain itu, jangan menyirami pohon dengan air yang berlebihan, apalagi sampai tergenang. Hal ini dapat memunculkan penyakit busuk pada akar pohon rambutan.

2. Pemupukan Berkala

Pupuk sebenarnya tidak terlalu diperlukan untuk pohon rambutan. Pasalnya, dengan air saja, pohon rambutan sudah bisa tumbuh subur. Akan tetapi, pohon menjadi lebih lebat jika ditambahkan pupuk.

Pupuk yang digunakan adalah pupuk NPK yang berbahan kimia dan dicampurkan dengan pupuk kandang dengan jumlah sedikit.

3. Pengendalian Hama dan Penyiangan

Ada beberapa hama dan penyakit yang bisa menyerang pohon rambutan, yaitu kutu putih, ulat daun, buah busuk, hingga jamur upas. Masing-masing penyakit atau hama yang menyerang pohon ini memiliki cara penanganan yang berbeda.

4. Pemangkasan

Pemangkasan adalah teknik yang dapat digunakan untuk memperlebat buah pada pohon rambutan. Hal ini dilakukan dengan berbagai macam pemangkasan, antara lain pemangkasan ringan, pemangkasan sedang, pemangkasan berat, dan pemangkasan tunas.

Demikian cara merawat pohon rambutan yang benar agar hasil panennya berlimpah. Pohon rambutan biasanya mulai berbuah 2-3 tahun setelah tanam, tetapi tergantung pada perawatan dan kondisi cuaca.

Baca juga: 5 Penyebab Daun Pohon Rambutan Kering dan Cara Mengatasinya untuk Hasil Optimal